Adu Kambing di Simpang Antang Anambas, Satu Korban Luka Serius Dilarikan ke Batam
Kecelakaan lalu lintas kembali memakan korban di Kepulauan Anambas. (Foto: dok.Polres Anambas)
Anambas, Batamnews – Kecelakaan lalu lintas kembali memakan korban di Kepulauan Anambas. Sebuah tabrakan hebat yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Perempatan Simpang Antang, Air Padang, Kecamatan Siantan, pada Senin (13/4/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa ini melibatkan satu unit motor sport hitam (BP 5323 WP) dan motor matic hitam (BP 4670 S). Akibat benturan keras tersebut, satu orang harus dilarikan ke rumah sakit di luar daerah karena mengalami luka yang sangat serius.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas, AKP Zulfikar Andri, menjelaskan bahwa insiden bermula saat pengendara motor sport berinisial J.P melaju dari arah Air Padang menuju Teluk Red. Petaka muncul saat ia melintasi perempatan jalan; J.P diduga kehilangan kewaspadaan dan justru masuk ke jalur lawan.
"Pengendara di duga tidak memperhatikan jalan dan memasuki jalur dari arah berlawanan," ujar AKP Zulfikar Andri.
Nahas, pada saat yang bersamaan, meluncur sepeda motor matic dari arah berlawanan yang dikendarai S. dengan membonceng dua orang, yakni S.P. dan S.M. Tabrakan "adu kambing" pun tak terelakkan. Jarak yang sudah terlampau dekat membuat kedua belah pihak tidak sempat melakukan pengereman atau menghindar.
"Pengendara motor matic tidak sempat menghindar, karena jarak yang sudah cukup dekat," ucapnya.
Kondisi korban pasca-kecelakaan cukup memprihatinkan. J.P, sang pengendara motor sport, menderita luka serius di bagian kepala sehingga harus segera dirujuk ke Batam untuk mendapatkan perawatan spesialis. Sementara itu, pengendara dan penumpang motor matic dievakuasi ke RSUD Tarempa karena mengalami luka ringan hingga sedang.
"Untuj korban sudah mendapatkan penanganan medis untuk perawatan lebih lanjut," katanya.
Padahal, saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah dan arus lalu lintas di lokasi tergolong sepi. Namun, struktur jalan yang naik-turun di kawasan tersebut memang menuntut kewaspadaan ekstra bagi siapa pun yang melintas.
Pihak Satlantas Polres Anambas bergerak cepat dengan mengamankan TKP serta menyita kedua kendaraan sebagai barang bukti. Kerugian materiil ditaksir mencapai angka Rp5 juta. Saat ini, polisi masih mendalami fakta-fakta di lapangan untuk mengungkap penyebab pasti insiden berdarah ini.
"Saat ini, Unit Laka Lantas Polres Kepulauan Anambas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan," tuturnya.
Komentar Via Facebook :