Ketua PMI Bintan: Donor Darah Bukan Sekadar Kegiatan Medis, tapi Aksi Kemanusiaan
Puluhan pelajar, mahasiswa, dan relawan dari berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang mengikuti sosialisasi donor darah dari PMI Bintan.
Bintan, Batamnews – Suasana Auditorium Razali Jaya STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) Rabu pagi itu tampak berbeda. Puluhan pelajar, mahasiswa, dan relawan dari berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang duduk rapi.
Mereka berkumpul bukan tanpa sebab. Sebuah seminar kesehatan dan donor darah tengah digelar. Kegiatan yang diprakarsai oleh Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit STAIN SAR Kepri itu mengusung tema “Sosialisasi Donor Darah dan Pencegahan HIV”.
Namun, yang membuat pagi itu terasa istimewa adalah kehadiran Ketua PMI Kabupaten Bintan, Hafizah Rahmadhani Putri, yang membuka acara secara resmi.
Baca juga: PKS Hukum DATUN, Pemkab Bintan dan Kejari Bintan Perkuat Kolaborasi Tangani Perdata
Dengan nada tegas namun hangat, Hafizah menyampaikan apresiasinya. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar seminar biasa.
“Ini ruang edukasi sekaligus wadah membangun kepedulian sosial, terutama bagi generasi muda,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia lantas mengingatkan bahwa pelajar dan mahasiswa adalah penerus bangsa. Peran mereka, kata Hafizah, sangat besar dalam membentuk masyarakat yang sehat dan peduli. Donor darah, lanjutnya, lebih dari sekadar prosedur medis.
“Setetes darah yang kita donorkan dapat menyelamatkan nyawa orang lain,” ucapnya. “PMI Kabupaten Bintan terus mendorong agar donor darah menjadi kebiasaan baik, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa.”
Tak berhenti di situ, Hafizah juga menyentuh soal HIV. Ia mengingatkan pentingnya pencegahan melalui edukasi yang benar. Menurutnya, pemahaman soal cara penularan dan langkah-langkah pencegahan sangat penting. Tak kalah krusial, ia meminta agar stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV dihilangkan.
“Saya berharap kegiatan ini menumbuhkan kesadaran untuk rutin donor darah, meningkatkan pemahaman tentang pencegahan HIV, serta membentuk generasi muda yang peduli, tanggap, dan berjiwa relawan,” tuturnya.
Setelah memberikan sambutan, Hafizah secara resmi membuka seminar. Ia berdoa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan bermanfaat bagi semua pihak.
Acara yang berlangsung Rabu, 15 April 2026 itu pun diikuti dengan antusias. Kolaborasi antara pelajar, mahasiswa, dan berbagai organisasi kepemudaan di wilayah Bintan dan Tanjungpinang menjadi bukti bahwa kesadaran kesehatan dan kemanusiaan terus tumbuh, terutama di tangan generasi muda.

Komentar Via Facebook :