Camat Singkep `Habis Sabar`, Panggil UMKM Implasement: Hari Ini Ambil Kesepakatan
Camat Singkep, Agustiar. (Foto: KUTIPAN/Paino-TVRI)
Lingga, Batamnews – Kisruh lokasi bazar di eks Implasement Dabo Singkep akhirnya memasuki babak final. Tak ingin masalah berlarut-larut dan merugikan ekonomi warga, Camat Singkep, Agustiar, mengambil langkah tegas pagi ini, Selasa (7/4/2026).
Pihak kecamatan tidak lagi memberikan ruang untuk sekadar berdialog tanpa hasil. Seluruh pelaku usaha, baik pengelola wahana permainan maupun pedagang kuliner (UMKM), dipanggil menghadap untuk menerima keputusan mutlak dari pemerintah setempat.
"Pagi ini kami akan rapat. Saya akan panggil kedua belah pihak, wahana permainan maupun UMKM yang ada di Implasement. Hari ini kita akan ambil kesepakatan, bukan mediasi lagi," tegas Agustiar kepada Batamnews.
Agustiar mensinyalir ada pihak yang sengaja menghambat penyatuan lokasi ini sehingga koordinasi di lapangan menjadi kacau. "Jadi ada yang tidak mau, makanya hari ini kita sepakati bersama," cetusnya lugas.
Keresahan pedagang di Implasement memang sudah di titik nadir. Kebijakan memecah lokasi bazar menjadi dua titik dianggap sebagai "blunder" besar yang mencekik pendapatan pedagang. Konsentrasi pembeli yang terbagi dua membuat omzet mereka terjun bebas dalam beberapa waktu terakhir.
“Sepi pengunjung. Menurut kami karena lokasi stand bazar terpecah dua, jadi konsentrasi pembeli juga ikut terpecah,” ungkap salah seorang pedagang yang berjualan di depan bekas pabrik tepung ikan.
Banyak orang tua yang sebenarnya ingin bersantai di stan makanan, namun terpaksa pindah ke lokasi sebelah karena daya tarik wahana permainan.
“Ada yang mau nongkrong di stand kami, tapi anak-anak mereka ingin main di stand lokasi sebelah. Jadi emak-emak akhirnya bergeser ke sebelah,” tambahnya.
Situasi ekonomi yang sedang lesu ditambah kebijakan lokasi yang tidak efektif membuat pedagang kini menjerit menuntut keadilan. Mereka menagih janji pemerintah untuk menyatukan kembali seluruh kegiatan bazar di satu titik lokasi agar ekonomi warga kembali bergairah.

Komentar Via Facebook :