Heboh Struk SPBU Tembesi: Pertamina Tegaskan Mesin Normal, Hanya Sistem EDC yang Eror

Heboh Struk SPBU Tembesi: Pertamina Tegaskan Mesin Normal, Hanya Sistem EDC yang Eror

Kabar miring soal dugaan kecurangan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 13.294.708 Tembesi, Kota Batam, akhirnya terjawab. (Foto: dok.Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Kabar miring soal dugaan kecurangan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 13.294.708 Tembesi, Kota Batam, akhirnya terjawab. PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut turun tangan meluruskan duduk perkara yang sempat memicu tanda tanya warga tersebut.

Pertamina memastikan tidak ada kecurangan takaran, melainkan murni karena adanya gangguan teknis pada sistem pencetakan struk transaksi (EDC).

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa data yang tercetak pada struk yang beredar tidak mencerminkan nilai pengisian aktual yang tercatat pada mesin dispenser.

Kronologi Kejadian

Insiden ini bermula pada Senin (26/3/2026), ketika seorang konsumen datang ke SPBU Tembesi dan meminta pengisian BBM jenis Pertalite senilai Rp350.000. Namun, dalam proses pengisian, nozzle berhenti secara otomatis pada kisaran angka Rp250.000 karena tangki kendaraan konsumen sudah dalam kondisi penuh.

Nilai tersebut merupakan jumlah BBM yang benar-benar masuk ke kendaraan (sekitar 25 liter) dan tercatat secara resmi pada layar dispenser. Kendala muncul pada tahap pembayaran. Sistem EDC mengalami gangguan sehingga struk yang tercetak justru mengikuti input awal petugas, yakni Rp350.000, dengan keterangan volume 0 liter.

"Petugas SPBU di lapangan telah menjelaskan kondisi tersebut secara langsung kepada konsumen serta menunjukkan angka pada layar dispenser sebagai acuan transaksi yang sah. Konsumen pun melakukan pembayaran sebesar Rp250.000 sesuai dengan nilai pengisian aktual," jelas keterangan tertulis tersebut.

Sebagai pengganti struk cetak yang bermasalah, pihak SPBU memberikan nota manual yang dilengkapi dengan cap resmi.

Pompa Dispenser Berfungsi Normal dan Lulus Uji Tera

Guna memberikan kepastian kepada masyarakat, Pertamina bersama aparat terkait telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh mesin dispenser dan nozzle di SPBU Tembesi berfungsi dengan baik.

Hasil uji tera juga membuktikan bahwa takaran BBM masih berada dalam batas toleransi yang diperbolehkan dan SPBU tersebut telah memiliki Sertifikat dari Dinas Metrologi Legal Kota Batam yang sah dan masih berlaku.

Tindak Lanjut Pertamina

Sebagai langkah antisipasi dan perbaikan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan pihak terkait untuk menangani gangguan pada sistem EDC.

Hal ini dilakukan demi memastikan proses transaksi ke depannya dapat berjalan normal, andal, dan meminimalkan potensi kesalahpahaman di lapangan.

Pertamina juga kembali menegaskan dan mengimbau masyarakat bahwa acuan resmi untuk volume dan nilai transaksi pengisian BBM adalah angka yang tertera langsung pada layar dispenser.

Mesin-mesin tersebut telah melalui proses kalibrasi dan uji tera secara berkala guna memastikan hak konsumen terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :