Jelang Mudik Lebaran 2026: BPTD Kepri Siapkan Rekayasa Layanan Roro Punggur, 14 Kapal Siap Beroperasi

Jelang Mudik Lebaran 2026: BPTD Kepri Siapkan Rekayasa Layanan Roro Punggur, 14 Kapal Siap Beroperasi

Ilustrasi.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau (Kepri) terus mematangkan persiapan angkutan mudik Lebaran 2026. Bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan berbagai instansi terkait, BPTD Kepri fokus melakukan rekayasa layanan operasional di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam.

Kepala Seksi Sarana Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) BPTD Kepri, Frans Deddy, mengungkapkan bahwa langkah antisipasi dan koordinasi lintas sektoral telah dikebut sejak jauh hari.

"Sejak satu bulan sebelum puasa, kami sudah melakukan rapat koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait seperti Polri, BPJN, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Provinsi, serta Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota," ujar Frans saat ditemui di Kantor ASDP Punggur.

Fokus Keselamatan dan Ketersediaan Armada
Sesuai dengan instruksi dari Menteri Perhubungan, kelancaran arus mudik tahun ini menitikberatkan pada aspek keselamatan penumpang. BPTD Kepri telah mengintensifkan inspeksi keselamatan kelayakan jalan (ramp check) terhadap kendaraan umum maupun pemeriksaan fisik kapal-kapal penyeberangan.

"Keselamatan adalah prioritas utama. Kami melakukan ramp check terhadap angkutan umum serta pemeriksaan sarana prasarana kapal sesuai dengan kewenangan kami," tegas Frans.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru, dari total 18 kapal penyeberangan yang terdaftar di wilayah Kepri, baru 14 kapal yang dinyatakan siap beroperasi. Empat armada lainnya terpaksa absen sementara waktu akibat adanya kendala teknis dan persoalan internal dari pihak operator.

Ke-14 armada yang siap berlayar ini akan melayani sekitar 19 hingga 20 lintasan penyeberangan di seluruh wilayah perairan Kepulauan Riau.

Menyadari adanya potensi lonjakan penumpang yang tidak sebanding dengan jumlah armada, BPTD Kepri telah menyurati para operator untuk segera menyiapkan kapal perbantuan.

Berikut adalah beberapa langkah rekayasa layanan armada yang disiapkan BPTD Kepri:

  • Bantuan Armada dari Sulawesi: Terdapat rencana mendatangkan satu kapal bantuan dari Sulawesi. Namun, kapal tersebut dijadwalkan baru bertolak pada 19 atau 20 Maret, sehingga diproyeksikan baru akan tiba dan beroperasi pada H+7 Lebaran.
  • Pengalihan Kapal Senangin: BPTD Kepri memaksimalkan pengoperasian Kapal Senangin sebagai armada perbantuan alternatif.

"Kapal ini sekarang melayani lintasan Punggur–Dabo–Kuala Tungkal dua kali sepekan. Ketika sudah beroperasi secara reguler, kapal tersebut dapat langsung dialihkan melayani lintasan perbantuan Punggur–Kuala Tungkal," jelas Frans.

Perhatian khusus juga diberikan pada rute-rute yang diprediksi akan mengalami kepadatan ekstrem. Berikut adalah alokasi kapal untuk rute-rute strategis keberangkatan dari Punggur:

  • Punggur – Tanjung Uban: Rute paling padat ini akan dimaksimalkan dengan 5 armada kapal. Mengikuti arahan Gubernur Kepulauan Riau, jam operasional di rute ini akan diperpanjang secara situasional.

"Jika sampai pukul 24.00 WIB masih ada penumpang, pelayanan penyeberangan akan tetap kami berikan," jamin Frans.

  • Punggur – Kempang (Antarkabupaten): Dilayani oleh 2 armada kapal.
  • Punggur – Kuala Tungkal: Hanya tersedia 1 kapal reguler ditambah 1 kapal perbantuan (berkurang dari yang biasanya dilayani oleh 3 kapal).

Di akhir keterangannya, Frans tidak menampik bahwa keterbatasan armada, khususnya untuk lintasan jarak jauh seperti Punggur–Kuala Tungkal, masih menjadi tantangan yang nyata.

"Secara logika memang masih ada kekurangan kapal. Namun, kami berharap dengan masuknya tambahan kapal yang direncanakan tiba sekitar tanggal 19 Maret nanti, pelayanan arus mudik dapat berjalan dengan lebih optimal," tutupnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :