Begal Payudara di Mushola Sagulung Baru Batam, Jemaah Perempuan Jadi Korban Saat Salat Subuh
Pelaku Begal Payudara Terekam Kamera Pemantau (CCTV). (Foto. Hasil Tangkapan Layar Dari Video Yang Diperoleh Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews – Suasana khusyuk salat Subuh seorang jemaah perempuan di mushola Kavling Sagulung Baru, Batam, berubah menjadi teror. Bukan sekadar gangguan, ia menjadi korban aksi bejat begal payudara yang terjadi persis saat ia sedang menjalankan ibadah, Senin, 16 Maret 2026 dini hari.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Korban, seorang perempuan, tengah menunaikan salat Subuh seorang diri di shaf khusus wanita. Ia tak menyangka, di tempat yang seharusnya menjadi ruang aman untuk beribadah, niat jahat seseorang justru mengintainya.
Menurut keterangan seorang saksi bernama Ain, pelaku diduga masuk ke dalam mushola melalui pintu bagian selatan. Saat itu, korban sedang berada di rakaat kedua.
Baca juga: Teken Pinjaman Rp30 Miliar sebelum Idul Fitri, Pemkot Tanjungpinang Tutup Defisit Arus Kas 2026
"Korban sedang salat Subuh sendirian. Waktu itu posisi korban sedang sujud, lalu pelaku masuk dari pintu selatan dan berdiri di belakang korban," ujar Ain menceritakan kejadian tersebut kepada warga sekitar.
Pelaku tidak langsung bertindak. Ia menanti momen yang tepat. Saat korban bangkit dari sujud dan duduk untuk membaca tahiyat akhir, pelaku langsung bergerak cepat. Ia meremas payudara korban dari belakang. Setelah aksi singkatnya berhasil, ia langsung melarikan diri melalui pintu yang sama.
Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami syok berat. Ia tak menyangka tindakan asusila itu terjadi di dalam mushola, di saat ia sedang berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan.
Baca juga: Mudik Gratis Batam–Kuala Tungkal 18 Maret 2026, Kapal KN Sarotama Siapkan 130 Kursi Penumpang
Warga sekitar kini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Mereka yang berada di lokasi kejadian atau memiliki rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam orang mencurigakan pada rentang waktu kejadian, diminta segera melapor ke pihak berwajib.
Warga berharap pelaku segera ditangkap agar aksi serupa tak terulang di tempat ibadah yang semestinya menjadi tempat paling aman dan nyaman.

Komentar Via Facebook :