Isu Stok BBM 21 Hari Picu Kepanikan, Pertamina Pastikan Pasokan Batam Aman
Panic buying yang terjadi di Aceh. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Kabar mengenai ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional yang disebut-sebut hanya cukup untuk 21 hari belakangan ini membuat masyarakat di berbagai daerah resah. Pernyataan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, itu bahkan memicu fenomena panic buying di sejumlah wilayah.
Kekhawatiran warga semakin meningkat seiring dengan memanasnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran menimbulkan kecemasan global terhadap kelancaran rantai pasok minyak mentah dunia, terutama jika jalur strategis Selat Hormuz sampai ditutup.
Meski demikian, Menteri Bahlil telah memberikan klarifikasi bahwa stok 21 hingga 25 hari sebenarnya merupakan standar ketahanan nasional. Kondisi itu terjadi karena keterbatasan kapasitas tangki penyimpanan (storage) di dalam negeri, bukan berarti Indonesia sedang mengalami krisis pasokan BBM. Namun, kepanikan telanjur menyebar di sebagian masyarakat.
Situasi ini memunculkan pertanyaan di daerah, termasuk di Kota Batam dan wilayah Kepulauan Riau. Apakah masyarakat Batam juga perlu khawatir dan mulai menimbun BBM?
Menjawab keresahan tersebut, Pertamina memastikan pasokan BBM untuk Batam dan Kepulauan Riau berada dalam kondisi sangat aman. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan membeli bahan bakar sesuai kebutuhan sehari-hari tanpa melakukan panic buying.
Sales Area Manager (SAM) Retail Kepri Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan maupun pembatasan pembelian BBM di Batam akibat isu stok nasional maupun dinamika konflik global.
"Tidak ada prmbatasan, stok posisi aman. Masyarakat ga perlu khawatir. Benefit Pertamina sebagai group besar (dari Hulu ke Hilir), punya pengeboran dan punya kilang sendiri insya Allah lebih handal terkait dinamika di luar," tegas Bagus Handoko.
Dengan infrastruktur energi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, Pertamina memastikan distribusi BBM tetap terjaga, termasuk untuk wilayah kepulauan seperti Kepulauan Riau. Pasokan energi untuk daerah ini menjadi prioritas agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Pemerintah daerah bersama Pertamina juga terus memantau kondisi di lapangan guna memastikan aktivitas mobilitas warga dan distribusi logistik di Batam berjalan lancar tanpa hambatan.
Karena itu, masyarakat Batam diminta tidak terpengaruh isu kelangkaan BBM. Stok bahan bakar di seluruh SPBU dipastikan aman dan siap melayani kebutuhan masyarakat.

Komentar Via Facebook :