BI Kepri Siapkan Layanan Penukaran Uang Baru di Masjid dan Mal, Warga Diminta Daftar via PINTAR
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Rony. (Foto: Asrul/Batamnews)
Batam, Batamnews – Menjelang Idul Fitri 2026, antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang baru kembali meningkat. Menyikapi hal itu, Bank Indonesia Kepulauan Riau (Kepri) telah menyiapkan strategi distribusi yang luas dan terencana. Penukaran uang akan dilakukan secara serentak mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026.
Kepala BI Kepri, Rony, menjelaskan bahwa lokasi penukaran tahun ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi warga. Salah satu lokasi utama adalah layanan Kas Keliling yang akan ditempatkan di tujuh masjid besar di wilayah Batam.
Lokasi tersebut dipilih untuk memudahkan jamaah dan warga sekitar mendapatkan uang pecahan kecil di sela-sela aktivitas ibadah Ramadan. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari lokasi penukaran, terutama saat suasana ibadah tengah padat.
Selain di masjid, BI Kepri juga menyelenggarakan layanan penukaran bersama perbankan di pusat perbelanjaan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.
"Untuk memastikan kenyamanan masyarakat agar tidak kepanasan, kami akan hadir di One Batam Mall mulai tanggal 9 Maret. Di sana, kami bekerja sama dengan 15 bank umum untuk melayani masyarakat secara terpadu," jelas Rony.
Langkah ini dinilai strategis karena menghadirkan layanan di ruang tertutup yang lebih nyaman, sekaligus melibatkan banyak bank agar proses penukaran berjalan cepat dan efisien.
Bagi masyarakat yang berada di luar Batam, seperti di Kabupaten Anambas atau wilayah Kepri lainnya, penukaran tetap dapat dilakukan di seluruh jaringan kantor bank umum yang ada di wilayah tersebut. Artinya, layanan ini menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Kepri tanpa terkecuali.
Rony juga sangat menyarankan agar masyarakat memanfaatkan aplikasi atau website PINTAR dari Bank Indonesia sebelum datang ke lokasi penukaran. Melalui layanan tersebut, warga dapat memilih tanggal, lokasi, dan jam penukaran sesuai keinginan sehingga prosesnya lebih tertib.
"Kami mengutamakan masyarakat yang sudah mendaftar melalui PINTAR agar tidak perlu mengantre lama. Cukup daftar secara online, pilih lokasinya, dan datang sesuai jadwal. Kami juga menghimbau agar transaksi harian tetap didorong secara digital melalui QRIS demi kepraktisan dan keamanan," tutup Rony.

Komentar Via Facebook :