Pohon di Sei Ladi-Madani Ditebang? Ternyata Ini Proyek Besar BP Batam
Pemandangan di sepanjang Jalan Gajah Mada, tepatnya dari Flyover Sei Ladi menuju Flyover Laluan Madani, Kota Batam.
Batam, Batamnews - Pemandangan di sepanjang Jalan Gajah Mada, tepatnya dari Flyover Sei Ladi menuju Flyover Laluan Madani, Kota Batam, Kepulauan Riau, berubah dalam beberapa hari terakhir. Puluhan pohon di sisi jalan ditebang. Lahan di sekitarnya pun mulai dibersihkan.
Pemandangan berbeda itu sontak menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang biasa melintas di jalur hijau tersebut. Banyak yang bertanya, ada apa sebenarnya di balik aktivitas itu?
Pertanyaan itu kini terjawab. Badan Pengusahaan (BP) Batam angkat bicara. Penebangan pohon tersebut bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari proyek strategis pengembangan infrastruktur jalan raya.
Baca juga: DPRD Batam Pacu Pembahasan Ranperda LAM, Perkuat Posisi Adat Melayu sebagai Payung Organisasi
Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan mengurai kemacetan di titik-titik padat Kota Batam. Saat ini, pengerjaan di lapangan sudah memasuki tahap pembersihan lahan atau land clearing.
"Sudah dimulai tahap land clearing. Target pengerjaan proyek ini adalah 13 bulan ke depan," ujar Mouris saat dikonfirmasi.
Lantas, seperti apa bentuk jalan yang akan dibangun? Mouris menjelaskan, Jalan Gajah Mada yang merupakan salah satu urat nadi transportasi di Batam ini akan diperlebar. Kapasitasnya akan ditingkatkan menjadi dua jalur utama.
"Masing-masing jalur nantinya akan memiliki tiga lajur," tambahnya.
Artinya, jalan yang selama ini kerap padat, nantinya akan memiliki total enam lajur. Proyek ini diproyeksikan memberi dampak jangka panjang bagi kenyamanan berkendara masyarakat.
Baca juga: Night Party Nagoya Lantern Festival Dongkrak Ekonomi, Omzet Tembus Rp1 Miliar dalam Lima Hari
Soal anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini, BP Batam belum merilis angka pastinya. Mouris hanya mengatakan, "Untuk anggaran, biar saya cek dulu dengan tim."
Meski penebangan pohon tak terhindarkan, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di kawasan proyek. Sebab, alat berat dan aktivitas pekerja akan berada di bahu jalan selama beberapa bulan ke depan.

Komentar Via Facebook :