Jangan Cuma Kunci Setang! Ini 3 Tips Jitu Anti Maling biar Motor Aman Saat Ditinggal

Jangan Cuma Kunci Setang! Ini 3 Tips Jitu Anti Maling biar Motor Aman Saat Ditinggal

Kontak Kuncir Motor Korban Yang Dirusak Oleh Pelaku Saat Melakukan Percobaan Pencurian. (Foto. Batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews - Menjelang Hari Raya, tradisi mudik kembali berlangsung. Bagi pemudik yang menggunakan transportasi umum dan harus meninggalkan motor di rumah, ada satu rasa yang kerap menghantui: cemas. 

Bukan hanya soal risiko raib digondol maling, tapi juga khawatir kondisi motor justru 'sakit' saat kembali dinyalakan setelah seminggu lebih diam.

Para mekanik ahli dari bengkel resmi membagikan kiat agar masyarakat bisa bersilaturahmi dengan tenang tanpa perlu was-was memikirkan kendaraan di rumah. Setidaknya ada tiga langkah perlindungan ganda yang perlu diterapkan, yaitu menjaga keamanan fisik sekaligus kesehatan komponen motor.

Baca juga: Indonesia Resmi Punya Tim di MotoGP 2026: NitiRacing Bawa Dimas Ekky dan Oscar Gutierrez

Jangan pernah mengandalkan kunci bawaan pabrik sebagai satu-satunya benteng. Dilansir dari Gridoto Ribut Wahyudi, mekanik senior, menegaskan bahwa kunci ganda adalah keharusan. Setelah mematikan mesin, selalu kunci setang motor.

"Tambahkan kunci pengaman tambahan seperti gembok cakram atau rantai baja," ujar Ribut. Alat ini berfungsi untuk memperlambat dan menyulitkan pelaku kejahatan. Namun, ia mengingatkan, teknologi canggih tak akan berarti tanpa peran manusia. 

"Jangan remehkan kekuatan tetangga. Titipkan motor kepada tetangga yang tidak mudik atau petugas keamanan setempat. Mata mereka adalah sistem pengawasan sosial paling ampuh untuk memantau aktivitas mencurigakan."

Lokasi parkir menentukan nasib motor saat ditinggal. Motor wajib diparkir di dalam ruangan atau garasi beratap. "Hindari parkir di area terbuka," tegas Ribut. Garasi melindungi kendaraan dari debu, kotoran, dan air hujan yang menjadi biang korosi.

Selain cuaca, ancaman juga datang dari makhluk kecil. Pastikan area parkir bersih dari sarang tikus. Hewan pengerat ini gemar menggigit kabel-kabel kelistrikan. Kerusakan akibat gigitan tikus bisa menyebabkan korsleting atau motor mogok total saat hendak dipakai kembali.

Perhatian khusus diberikan kepada pemilik motor sport. Benny Ilham, spesialis mesin, mengingatkan adanya ancaman tersembunyi jika motor sport diparkir di luar ruangan.

Baca juga: MotoGP 2026 Segera Mulai! 5 Nama Besar Siap Hajar Marc Marquez

"Paparan sinar matahari ekstrem dan hujan secara bergantian, atau siklus panas-dingin, dapat memicu kondensasi di dalam tangki," jelas Benny.

Proses oksidasi akibat perubahan suhu ini lambat laun memicu karat dari dalam dinding tangki. Jika dibiarkan, karat akan menggerogoti logam hingga menyebabkan kebocoran. 

"Perbaikan tangki bocor tentu memakan biaya yang tidak sedikit. Lebih baik cegah dengan memastikan motor selalu terparkir di tempat teduh dan terhindar dari sengatan matahari langsung," pungkasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :