Li Claudia Chandra: Open House Imlek Jadi Simbol Persaudaraan di Batam
Wali Kota Batam, Amsakar Achhad, bersama Ketua TP PKK Erlita Amsakar, terlihat hadir dalam perayaan yang digelar oleh Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra di kawasan Sekupang itu.
Batam, Batamnews – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baran Imlek 2577 di kediaman Wakil Wali Kota Batam, Selasa, 17 Februari 2026 siang. Wali Kota Batam, Amsakar Achhad, bersama Ketua TP PKK Erlita Amsakar, terlihat hadir dalam perayaan yang digelar oleh Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra di kawasan Sekupang itu.
Sejak pagi, lokasi acara sudah semarak dengan dominasi dekorasi merah dan emas, khas perayaan Imlek.
Li Claudia Chandra tampak sigap menyambut langsung satu per satu tamu yang datang, mulai dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala BP Batam, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga biasa. Tidak ada sekat, semua tamu diterima dengan ramah dan akrab.
Baca juga: Singapura Umumkan Awal Ramadan 19 Februari 2026, Anak Bulan Tidak Terlihat
Momen itu pun menjadi ajang silaturahmi lintas elemen. Di tengah obrolan santai dan hidangan khas Imlek yang tersaji, sejumlah warga terlihat memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka langsung kepada kepala daerah.
"Perayaan seperti ini ruang silaturahmi yang baik. Kebersamaan yang kita bangun hari ini jadi modal utama menjaga Batam tetap harmonis dan kondusif," ujar Amsakar saat ditemui di lokasi.
Orang nomor satu di Batam itu mengapresiasi langkah Wakil Wali Kota yang membuka rumah dinasnya untuk umum. Menurutnya, tradisi open house seperti ini adalah wujud nyata inklusivitas dan komitmen pemerintah dalam merawat toleransi antarumat beragama.
"Ini bagian dari kekayaan budaya Batam yang harus dirawat bersama," tambah Amsakar.
Sementara itu, tuan rumah Li Claudia Chandra mengaku terharu dengan antusiasme warga. Ia berharap Tahun Baru Imlek 2026 ini membawa berkah bagi seluruh masyarakat Batam.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, tokoh agama, dan Forkopimda yang hadir. Semoga Imlek ini semakin eratkan persaudaraan kita, tanpa melihat latar belakang suku, agama, atau budaya,” tuturnya.
Baca juga: Gubernur Nyanyi Lagu Mandarin, Ribuan Warga Tanjungpinang Rayakan Imlek
Tawa dan canda terus terdengar dari berbagai sudut ruangan. Warga tampak menikmati hidangan sambil berbincang santai dengan para pejabat. Sebuah pemandangan yang menegaskan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersama-sama merayakan keberagaman di Kota Batam.

Komentar Via Facebook :