Kronologi Lengkap: Siswi Hilang di Batam Ditemukan Usai Staycation dengan Kenalan TikTok
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait. (Foto. Istimewa).
Batam, Batamnews - Seorang siswi kelas XII SMAN 1 Batam berinisial KW (17), yang dilaporkan hilang sejak Selasa, 3 Februari 2026 sore, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
Ia ditemukan berada bersama seorang pria yang baru dikenalnya melalui platform media sosial TikTok di Tanjunguban, Kabupaten Bintan.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, membenarkan penemuan tersebut. “Kita jemput korban dan pelaku di Pelabuhan Punggur. Sebelumnya mereka berada di Uban (Tanjunguban),” ujarnya, Sabtu, 7 Februari 2026.
Baca juga: Siswi SMAN 1 Batam Hilang, Ditemukan Bersama Pria Kenalan TikTok di Bintan
Berdasarkan penyelidikan, perkenalan KW dengan pria berinisial YCW (20) berawal dari siaran langsung (live) di TikTok. Perkenalan virtual itu berlanjut dengan pertukaran nomor telepon dan komunikasi intensif melalui WhatsApp.
Rencana pertemuan pun terjalin. KW yang masih berstatus pelajar menyetujui untuk bertemu YCW di Batam. Titik temu pertama mereka adalah di sebuah kedai kopi di kawasan Tiban, Sekupang, pada Selasa, 3 Februari 2026.
Rekaman CCTV di lokasi menunjukkan, KW sempat terlihat di lantai atas bersama seorang seniornya. Ia kemudian turun ke lantai bawah untuk menemui YCW, dan akhirnya mereka berdua pergi bersama dari tempat itu.
Sejak saat itu, KW tidak pulang ke rumah. Ia diketahui menghabiskan waktu bersama YCW dengan staycation di beberapa tempat di Batam pada tanggal 3 hingga 4 Februari 2026.
Pada 5 Februari, YCW membawa KW ke rumah keluarganya di Tanjunguban, Bintan. Mereka kembali ke Batam sehari kemudian, tepat sebelum akhirnya diamankan oleh kepolisian.
Baca juga: Dituntut Mati Atas 2 Ton Sabu, Fandi Ramadan Berteriak: Hukum Indonesia Tidak Adil
Laporan hilang sebelumnya diajukan keluarga setelah KW berpamitan akan mengikuti belajar kelompok sekitar pukul 17.00 WIB. Komunikasi terakhir korban menyebutkan dirinya berada di sekitar Tiban Center, sebelum ponselnya tidak dapat dihubungi lagi.
Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap peristiwa ini untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Komentar Via Facebook :