ACA Bayar Klaim Asuransi Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

ACA Bayar Klaim Asuransi Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

PT Asuransi Central Asia (ACA) membuktikan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan infrastruktur energi nasional. Baru-baru ini, ACA resmi menyerahkan pembayaran klaim asuransi dalam jumlah besar kepada PT PLN Batam terkait kerusakan mesin pembangkit di PLTG MPP Tarahan. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Jakarta, Batamnews – PT Asuransi Central Asia (ACA) membuktikan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan infrastruktur energi nasional. Baru-baru ini, ACA resmi menyerahkan pembayaran klaim asuransi dalam jumlah besar kepada PT PLN Batam terkait kerusakan mesin pembangkit di PLTG MPP Tarahan.

Direktur Utama ACA, Juliati Boddhiya, mengungkapkan bahwa nilai klaim yang dibayarkan mencapai US$ 11,037 juta atau setara lebih dari Rp170 miliar. Pembayaran tersebut telah direalisasikan sepenuhnya pada 24 Desember 2025 lalu.

Langkah ini diambil menyusul adanya kerusakan teknis pada unit Gas Turbine Generator (GTG) Unit 1 yang terjadi pada 30 Juni 2023. Insiden tersebut berdampak cukup serius pada komponen vital turbin, termasuk bagian casing dan blade.

Juliati menjelaskan bahwa penyelesaian klaim ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan upaya percepatan pemulihan aset agar layanan listrik ke masyarakat kembali normal. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab ACA kepada para pemangku kepentingan.

“Pembayaran klaim tersebut merupakan komitmen ACA untuk memberikan kepastian perlindungan kepada nasabah korporasi. ACA berupaya memastikan proses klaim berjalan akuntabel dan cepat, sehingga pemulihan dapat dilakukan dengan baik dan layanan kelistrikan tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (6/2/2026).

Apresiasi senada juga datang dari pihak PLN Batam. Direktur Operasi PLN Batam, Dinda Alamsyah, menyebut dukungan finansial dari ACA sangat membantu keberlangsungan operasional mereka dalam memulihkan kerugian di PLTG MPP Tarahan.

"Sinergi itu penting untuk menjaga keandalan penyediaan listrik bagi masyarakat dan dunia usaha,” katanya.

Dinda juga menambahkan bahwa proses klaim yang profesional dan sesuai aturan ini membuktikan peran penting asuransi dalam melindungi infrastruktur vital nasional yang berdampak langsung pada layanan publik.

Sebagai informasi, ACA terus memperkuat posisinya di industri asuransi nasional dengan dukungan 78 kantor cabang di seluruh Indonesia. Pada tahun 2025, ACA mencatatkan performa keuangan yang sangat sehat dengan premi bruto Rp 5,98 triliun dan tingkat Risk Based Capital (RBC) sebesar 411%, jauh melampaui standar minimal yang ditetapkan pemerintah sebesar 120%.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :