Dohar Jadi Kadis DLH Batam, Ditugaskan Tangani Status Darurat Sampah Kota

Dohar Jadi Kadis DLH Batam, Ditugaskan Tangani Status Darurat Sampah Kota

Dohar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Nurjali

Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam melakukan pergantian pucuk pimpinan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dohar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Marga, kini secara resmi menduduki posisi sebagai Kepala DLH Batam. Ia menggantikan Herman Rozie.

Pelantikan ini terjadi di tengah persoalan sampah yang mengancam kota. Usai dilantik, Dohar langsung menyatakan fokus utamanya: membenahi sistem pengangkutan sampah dan menangani masalah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Yang pasti kita laksanakan tugas dengan baik. Fokus utama adalah TPA," tegas Dohar.

Baca juga: Amsakar Achmad Lantik Metra Dinata Jadi Kadis BMSDA, Fokus Tuntaskan Proyek Jalan Lingkar Rp130 Miliar

Ia mengungkapkan, berdasarkan estimasi tim Damkar, proses pemadaman titik api di TPA diperkirakan memakan waktu sekitar satu minggu. Dohar berjanji untuk memastikan informasi yang disampaikan ke publik akurat, guna menghindari polemik.

Koordinas, ia menyatakan, akan dilakukan secara cepat untuk memberikan update terkini mengenai permasalahan sampah di Batam. 

"Sesuai tugas dan amanah Bapak Walikota, kami akan selesaikan masalah sampah ini dengan baik," tambahnya.

Selain TPA, Dohar mendapat instruksi khusus dari Wali Kota untuk menangani kebersihan area publik dan saluran drainase. Ia mengaku telah memiliki dokumentasi foto tumpukan sampah bangunan dan sampah yang menyumbat gorong-gorong.

"Program prioritas Pak Wali adalah menuntaskan masalah sampah. Di gorong-gorong masih banyak sampah, begitu juga sampah bangunan di pinggir jalan. Ini yang akan segera kita eksekusi," jelas Dohar.

Di balik rotasi jabatan ini, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Amsakar Achmad, mengungkapkan alasan mendesak. Penugasan Dohar adalah respons atas status darurat sampah yang dihadapi Batam.

Amsarak mengungkapkan data nasional yang memprihatinkan: Batam berada di peringkat ke-124 di Indonesia terkait persoalan kebersihan dan sampah.

Baca juga: TPA Telaga Punggur Terbakar, ABI Soroti Ancaman Kesehatan dan Lingkungan di Tengah Cuaca Ekstrem Batam

"Ini masalah serius," tegas Amsakar. Ia juga menyampaikan arahan tegas dari Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pentingnya kota yang bersih, di mana Batam harus menjadi bagian dari visi tersebut.

Rotasi ini diharapkan membawa energi dan pendekatan baru. Amsakar meminta DLH di bawah kepemimpinan Dohar untuk bekerja lebih taktis dan responsif menanggapi keluhan warga, guna mengejar ketertinggalan dan mewujudkan kota bersih dalam waktu singkat.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :