Tembus Ritel Modern, 30 Produk Unggulan UMKM Batam Resmi Melantai di Mustafa Centre Bintan
Produk lokal Batam kini punya panggung baru untuk unjuk gigi. Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (KUM) resmi melepas 30 produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk dipasarkan di jaringan ritel modern, Mustafa Centre Bintan, Kamis (5/1/2026). (Foto: dok.Diskominfo Batam)
Batam, Batamnews – Produk lokal Batam kini punya panggung baru untuk unjuk gigi. Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (KUM) resmi melepas 30 produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk dipasarkan di jaringan ritel modern, Mustafa Centre Bintan, Kamis (5/1/2026).
Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal. Tak sekadar masuk toko, ini adalah peluang besar bagi produk Batam untuk menembus pasar nasional hingga kancah internasional.
Ke-30 produk yang terpilih ini bukan hasil penunjukan sembarangan. Semuanya telah melewati proses kurasi yang sangat ketat, mulai dari standar kualitas, daya tarik kemasan, hingga kelayakan pasar. Jenisnya pun beragam, mulai dari kuliner olahan hingga kerajinan tangan yang dinilai memiliki daya saing tinggi untuk bersaing di rak ritel modern.
Kepala Dinas KUM Kota Batam, Salim, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Mustafa Centre ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk mendorong UMKM agar benar-benar "naik kelas".
“Masuknya produk UMKM Batam ke ritel modern seperti Mustafa Centre bukan semata soal penjualan, tetapi juga pembuktian kualitas. Ini menjadi bagian dari upaya kami memperkuat kemitraan strategis sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas dan berorientasi ekspor,” ujar Salim.
Menurut Salim, kerja sama ini membawa misi besar. Selain membuka peluang produk lokal bersaing di ritel besar dengan jangkauan konsumen mancanegara, langkah ini juga memacu pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka. Hal ini sekaligus menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan antara pemerintah, pelaku UMKM, dan pengelola ritel.
Mewakili Pemerintah Kota Batam, Salim juga memberikan apresiasi kepada manajemen Mustafa Centre Bintan yang telah memberi ruang bagi produk lokal. Ia berharap langkah ini menular ke ritel modern lainnya agar ekonomi daerah semakin kuat melalui pemberdayaan UMKM.
Tugas pemerintah tidak berhenti sampai di sini. Pendampingan akan terus dilakukan agar para pelaku usaha tidak jalan di tempat.
“Ke depan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan. Target kami, semakin banyak UMKM Batam yang tangguh, mandiri, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Komentar Via Facebook :