Hari Kedua Pencarian, ABK Tamark 02 yang Jatuh di Perairan Tanjung Pinggir Ditemukan Meninggal

Hari Kedua Pencarian, ABK Tamark 02 yang Jatuh di Perairan Tanjung Pinggir Ditemukan Meninggal

Sakaria Jerianto (23), salah seorang anak buah kapal (ABK) Tamark 02 yang dilaporkan jatuh ke laut di perairan Tanjung Pinggir, Kota Batam, Kepulauan Riau, akhirnya berhasil ditemukan pada hari kedua operasi pencarian. (Foto: dok.SAR)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Sakaria Jerianto (23), salah seorang anak buah kapal (ABK) Tamark 02 yang dilaporkan jatuh ke laut di perairan Tanjung Pinggir, Kota Batam, Kepulauan Riau, akhirnya berhasil ditemukan pada hari kedua operasi pencarian. Insiden Man Over Board (MOB) tersebut sebelumnya terjadi di koordinat 01°09.487' N 103°56.222' E, Minggu (18/1/2026) sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan bahwa pada hari kedua operasi SAR, Senin (19/1/2026) pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sesuai Rencana Operasi (RenOps). Area pencarian diperluas hingga radius sekitar 4 Nautical Mile (Nm) dari titik awal kejadian.

Pencarian dilakukan secara sistematis dan terukur, dengan mempertimbangkan kondisi perairan yang dinamis serta pengaruh arus laut di sekitar lokasi.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR mengombinasikan penyisiran permukaan laut dengan pemantauan udara menggunakan drone guna memperluas jangkauan pencarian. Strategi ini disusun berdasarkan analisis arah arus, kondisi cuaca, serta kemungkinan pergerakan korban di perairan terbuka.

"Strategi ini disusun dengan mempertimbangkan arah arus, kondisi cuaca, serta potensi pergerakan korban di perairan terbuka," katanya dalam rilisnya.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 16.50 WIB. Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di koordinat 01°09.154' N 103°55.706' E. Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, korban dievakuasi melalui jalur laut menuju Pelabuhan Penyeberangan Sekupang–Belakang Padang, sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Batam untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Proses evakuasi berlangsung lancar berkat koordinasi yang solid antarinstansi yang terlibat dalam operasi SAR.

Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 17.30 WIB sebagai evaluasi pelaksanaan operasi sekaligus menandai berakhirnya misi pencarian.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

"Saya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan keberhasilan menemukan korban merupakan hasil kerja sama yang solid, dedikasi tinggi, serta profesionalisme seluruh tim di lapangan," pungkasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :