BP Batam Resmi Tetapkan Status Pegawai, 681 Terima SK Pegawai Tetap
Kepastian tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Tetap oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat.
Batam, Batamnews – Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi memberikan kepastian status kerja bagi ratusan pegawainya. Kepastian tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Tetap oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat.
Kepastian Status Pegawai Setelah Koordinasi Intensif
Amsakar Achmad menjelaskan bahwa penerbitan SK ini bukanlah proses yang instan. Langkah ini merupakan buah dari koordinasi intensif selama kurang lebih empat bulan terakhir dengan berbagai kementerian terkait di Jakarta, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, dan Kemenko Perekonomian.
Berdasarkan rekomendasi teknis yang diterbitkan pemerintah pusat, BP Batam kini menyeragamkan kategori kepegawaiannya guna menghilangkan ketidakpastian yang selama ini dirasakan staf.
Status kepegawaian kini dibagi menjadi dua kategori utama: Pegawai Tetap dan PB.
Adapun rincian penerima SK kali ini meliputi:
- 681 orang resmi diangkat menjadi pegawai tetap.
- 57 orang masuk dalam kategori lainnya.
"Dengan ini, ada lebih dari 730 orang yang kini memiliki kepastian status. Tidak ada lagi status yang menggantung. Kami bersyukur bisa memberikan kejelasan ini dan berharap seluruh pegawai memberikan performa kerja terbaik bagi kemajuan BP Batam," ujar Amsakar.
Memaparkan Visi "Batam Baru" melalui Infrastruktur Strategis
Selain agenda kepegawaian, dalam kesempatan tersebut Amsakar Achmad juga memaparkan secara detail Rencana Pembangunan Infrastruktur KPBPB Batam melalui layar besar yang menjadi latar belakang acara.
Dalam paparannya, Amsakar menekankan beberapa proyek strategis yang akan menjadi wajah baru Batam, antara lain:
• Pengembangan Kawasan: Proyek Rumah Rempang Eco-City yang dirancang sebagai kawasan ekonomi baru yang berkelanjutan.
• Konektivitas Darat: Percepatan Pembangunan Ruas Jalan utama dan rencana ambisius pengadaan Light Rail Transit (LRT) untuk mengurai kemacetan dan modernisasi transportasi publik.
• Gerbang Internasional: Pengembangan Terminal 2 Bandara Hang Nadim dan modernisasi Terminal Pelabuhan Batu Ampar guna memperkuat posisi Batam sebagai hub logistik internasional.
Penyampaian rencana ini dimaksudkan agar para pegawai yang baru saja menerima kepastian status memiliki gambaran besar mengenai target organisasi.
Amsakar berharap sinergi antara kepastian kesejahteraan pegawai dan visi pembangunan yang jelas dapat mempercepat realisasi Batam sebagai kota modern yang berdaya saing global.

Komentar Via Facebook :