Tanjungpinang Genap 242 Tahun, Wali Kota Lis Darmansyah Tegaskan Peran Kota sebagai Pusat Budaya Melayu
Upacara peringatan hari jadi Kota Tanjunpinang di Halaman Kantor Wali Kota (Prokopim)
Tanjungpinang, Batamnews – Di halaman Kantor Wali Kota, seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengikuti upacara khidmat memperingati Hari Jadi ke-242 kota ini. Dipimpin langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah peringatan ini menjadi refleksi atas sejarah panjang sekaligus komitmen membangun masa depan.
Dalam amanatnya, Lis menegaskan, usia 242 tahun bukanlah usia yang muda. “Hari ini, Kota Tanjungpinang bukan lagi kota yang baru tumbuh. Sejarah telah membentuk dan melahirkan Tanjungpinang sebagai kota yang kaya akan nilai sejarah dan budaya,” ujarnya.
Ia menekankan peran penting Tanjungpinang sebagai pewaris dan simbol adat istiadat Melayu yang santun dan beradab.
Baca juga: Gara-gara Pengendara Ambil Barang Jatuh, Sebuah Tabrakan Massal Motor Terjadi di Singapura-Malaysia
Peringatan tahun ini mengusung tema “Berbenah Hati, Membangun Budi, Melestarikan Budaya dan Tradisi”, yang bersumber dari nilai luhur Gurindam Dua Belas karya Pahlawan Nasional Raja Ali Haji.
Lis menjelaskan, makna ‘berbenah’ adalah proses menata kembali diri agar berpijak pada nilai-nilai budaya Melayu. “Gurindam Dua Belas bukan hanya syair, tetapi juga syiar, petunjuk hidup,” tegasnya, sambil mengutip pasal pertama tentang pentingnya memegang agama.
Wali Kota juga mengaitkan semangat berbenah ini dengan visi pembangunan “BIMA SAKTI”, yang mencakup pembenahan tata kelola pemerintahan, akhlak, etika, dan jati diri masyarakat.
Lis mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk menjunjung tinggi budaya Melayu dalam kehidupan sehari-hari dan pelayanan publik. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama, sekaligus identitas kita,” pesannya.
Kolaborasi dan gotong royong, menurut Lis, adalah kunci untuk mewujudkan Tanjungpinang yang maju, inklusif, dan berdaya saing. Ia berharap momentum hari jadi ini menjadi pelecut semangat menuju kota yang sejahtera, kuat secara sosial, dan luhur secara moral.
Baca juga: Jasad Idrus (79) Ditemukan di Pantai Teritip Batam, Diduga Jatuh dari Karang
Usai upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan dua nota kesepahaman penting. Pertama, antara Pemko Tanjungpinang dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri tentang Pelayanan Hukum.
Kedua, dengan Pengadilan Negeri Tanjungpinang tentang Sistem Integrasi Layanan. Selain itu, dilakukan penyerahan aset dari Pemko kepada Lanud Raja Haji Fisabilillah sebagai bentuk sinergi antarinstansi.
Peringatan Hari Jadi ke-242 ini diharapkan semakin mengokohkan komitmen seluruh pihak untuk membangun Tanjungpinang yang tetap berakar pada jati diri Melayu, namun tetap melangkah maju dan berkelanjutan ke depan.

Komentar Via Facebook :