Terbongkar! Kisah Pelayaran KM Polo dari Taiwan hingga Tersangkut di Karang Pekajang

Terbongkar! Kisah Pelayaran KM Polo dari Taiwan hingga Tersangkut di Karang Pekajang

Lanal Dabo Singkep di bawah jajaran Koarmada I melaksanakan pemeriksaan gabungan pada Sabtu (27/12/2025). (Foto: istimewa)

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews – KM Polo, kapal kargo yang sempat misterius terdampar tanpa awak di perairan Pekajang, Lingga, akhirnya terungkap asal-usulnya. Kapal itu ternyata hanyut dari perairan Taiwan setelah ditinggalkan awaknya yang diselamatkan pada November 2025.

Menurut Komandan Lanal Dabo Singkep, Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, kisah pengembaraan KM Polo dimulai pada 8 November 2025. Kapal itu bertolak dari Taiwan menuju Hongkong. Nasib berubah sehari kemudian, 9 November, ketika mesin kapal rusak dan diterjang badai topan Fung-Wong.

“Keenam awak kapal warga Indonesia mengirim sinyal darurat. Tim penyelamat kemudian mengevakuasi mereka dengan helikopter Black Hawk pada hari itu juga,” jelas Hendro, saat dihubungi Jumat, 2 Januari 2025.

Baca juga: TNI AL Periksa Kapal Misterius KM Polo Terdampar tanpa Awak di Perairan Pekajang Lingga, Bawa Kontainer Berisi Tali Karung

Sejak ditinggalkan, KM Polo terombang-ambing di lautan lepas tanpa kendali. Ratusan mil dilaluinya, hingga akhirnya arus membawa kapal itu ke perairan Pekajang Besar, Lingga, dan tersangkut di karang.

Temuan kapal ini pertama kali dilaporkan akhir Desember lalu. Tim gabungan TNI AL dari Lanal Dabo Singkep segera melakukan pemeriksaan pada Sabtu, 27 Desember 2025. 

Kondisi kapal memprihatinkan: berkarat, anjungan berantakan, peralatan navigasi hampir tidak ada, dan ruang dalam berbau busuk.

Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap muatannya. “Ada 10 kontainer. Lima berisi daging membusuk, satu kontainer terbuka berisi tali dan karung, dan empat lainnya kosong,” rinci Hendro.

Baca juga: Potret Kapal Tanpa Awak Kandas di Perairan Pekajang Lingga

Kehadiran KM Polo yang tiba-tiba sempat memicu kecemasan. Pemeriksaan TNI AL ini menjadi bagian dari langkah menjaga keamanan perairan nasional dan mencegah potensi pelanggaran. Nasib akhir kapal yang malang ini kini masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :