Cara Cek Sokbreker Belakang Mobil: Waspada Bantingan Mengayun!
Sokbreker.
Batam, Batamnews - Sebelum memutuskan membeli mobil bekas, calon pemilik perlu mencermati kondisi teknis kendaraan. Salah satu komponen kritis yang wajib diperiksa adalah sokbreker, terutama di bagian belakang.
Kerusakan pada komponen ini dapat berdampak serius pada stabilitas dan keselamatan berkendara.
"Jika sokbreker belakang rusak atau sudah mati, maka bantingan mobil akan terasa mengayun," jelas Sugiyanto, yang akrab disapa Ugie dilansir dari gridoto. Gejala ini, menurutnya, dapat dirasakan baik pada kecepatan rendah maupun tinggi.
Baca juga: Skuter Hybrid SYM PE3 Siap Hadir, Bisa Disetrum di Rumah, Jarak 300 Km
Pada kecepatan rendah, misalnya saat melewati polisi tidur, bodi mobil akan terasa mengayun lebih lama dari seharusnya. Hal ini terjadi karena sokbreker sudah kehilangan kemampuannya untuk meredam hentakan dan menopang bobot kendaraan secara optimal.
Sementara pada kecepatan tinggi, sokbreker belakang yang rusak akan membuat mobil menjadi kurang stabil, mengganggu kendali pengemudi.
"Jika kerusakan sudah parah, maka pengemudi akan sangat jelas merasakannya," tambah Ugie.
Mengatasi masalah ini, Ugie tidak merekomendasikan perbaikan atau service. "Kurang disarankan jika sokbreker diservice. Sebaiknya ganti dengan yang baru," sarannya, seperti dikutip dari Otoseken.
Baca juga: Turun Drastis, Ini Penyebab Penjualan Xiaomi SU7 Anjlok & Strategi Facelift 2026
Secara umum, kerusakan sokbreker belakang disebabkan oleh dua faktor utama: usia pakai yang sudah panjang dan kurangnya perawatan rutin.
Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh pada kaki-kaki mobil, termasuk sokbreker depan dan belakang, menjadi langkah krusial sebelum membeli mobil bekas untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan di jalan.

Komentar Via Facebook :