Amankan Mudik Nataru, Anjing Pelacak Polisi Periksa Kapal di Pelabuhan Telaga Punggur
Unit K9 Ditsamapta Polda Kepri, Saat Melakukan Pemeriksaan Kendaraan Yang Baru Saja Turun Dari Kapal di Pelabuhan Ro-ro Punggur, Jumat (26/12) siang. Foto : Dokumentasii Ditsamapta Polda Kepri
Batam, Batamnews - Menyambut puncak arus mudik Nataru, Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau mengintensifkan pengamanan di pintu masuk utama wilayahnya.
Pada Jumat, 26 Desember 2025 siang, tiga ekor anjing pelacak (K-9) diturunkan untuk memeriksa penumpang dan kendaraan di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Batam.
Operasi pengamanan ini bertujuan mengantisipasi penyelundupan barang terlarang dan berbahaya melalui jalur penyeberangan laut, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang akhir tahun.
“Ini langkah pencegahan. Kami ingin memastikan tidak ada celah untuk barang berbahaya masuk melalui pelabuhan ini,” jelas AKBP Tahang, Kabag Binops Ditsamapta Polda Kepri, yang mewakili Dirsamapta Kombes Pol Joko Adi Nugroho.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB itu menyasar dua kapal roro: KMP Lome dari Buton, Riau, dan KMP Senangin dari Kuala Tungkal, Jambi. Sebanyak 19 personel diterjunkan, termasuk enam petugas dari Unit K-9.
Tiga anjing pelacak yang bertugas memiliki spesialisasi berbeda. Jina dan Hank difungsikan untuk mendeteksi narkotika, sementara Diego memiliki kemampuan pengendalian massa (dalmas). Kehadiran mereka tidak hanya memperketat pemeriksaan, tetapi juga menarik perhatian para penumpang.
“Satwa terlatih ini meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemeriksaan,” tambah Tahang.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap penumpang, barang bawaan, dan kendaraan yang turun dari kapal. Personel bersiaga di sepanjang dermaga hingga pintu keluar pelabuhan.
Baca juga: Mantan PM Najib Razak Divonis Bersalah atas Korupsi dan Pencucian Uang RM2,28 Miliar 1MDB
Selain menyisir dengan anjing pelacak, petugas juga membantu penumpang menurunkan barang, sebagai bentuk pendekatan humanis agar proses pengamanan tidak mengganggu kenyamanan perjalanan.
Hasilnya, selama operasi berlangsung tidak ditemukan barang terlarang atau hal mencurigakan lainnya. Polda Kepri menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik melalui jalur transportasi laut.

Komentar Via Facebook :