Siswa SMAN 8 Batam Diajak Jadikan Empat Pilar Sebagai Etika Bermedia Sosial
Anggota DPD RI sekaligus Anggota MPR RI dari Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, S.H., M.Kn., kembali menyapa dunia pendidikan melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Kali ini, kegiatan digelar di SMA Negeri 8 Batam, Jumat (12/12/2025) lalu. Foto : Humas DPD RI
Batam, Batamnews – Ruang digital bukanlah ruang hampa nilai. Pesan inilah yang ingin ditanamkan Anggota DPD/MPR RI Dwi Ajeng Sekar Respaty kepada ratusan siswa SMA Negeri 8 Batam dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Jumat lalu.
Di hadapan para pelajar, Dwi Ajeng menegaskan, generasi muda harus menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab.
“Empat Pilar bukan sekadar teks konstitusional. Nilai-nilainya harus hidup dalam sikap sehari-hari, termasuk saat kita bermedia sosial,” ujarnya.
Baca juga: FBKB Kecam Pengeroyokan Berujung Penusukan di Lampu Merah Kepri Mall Batam
Ia melihat peran strategis pelajar SMA sebagai pembentuk opini dan tren di dunia maya. Karena itu, penguatan pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dinilai mendesak.
Tujuannya agar anak muda mampu menyaring informasi, menolak intoleransi, dan menjaga persatuan di ruang digital.
Sosialisasi yang dikemas secara interaktif itu menghadirkan pemateri Khairul Riza.
Ia mengaitkan berbagai tantangan era digital seperti hoaks dan ujaran kebencian dengan nilai-nilai Empat Pilar sebagai fondasi etika.
“Nilai-nilai ini sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila yang menuntut kita berpikir kritis dan berakhlak,” jelasnya.
Kepala SMAN 8 Batam, Elmi, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan bekal penting bagi siswa.
“Kecerdasan digital harus dibarengi dengan etika dan tanggung jawab kebangsaan,” ungkap Elmi.
E,
Para siswa pun mengaku mendapat pencerahan. Seorang peserta mengungkapkan, contoh yang diberikan dekat dengan keseharian mereka.
“Kami jadi lebih paham cara bersikap di media sosial dan memikirkan dampak setiap unggahan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, MPR RI berkomitmen terus menanamkan nilai kebangsaan pada pelajar.
Harapannya, generasi muda Batam tumbuh sebagai generasi digital yang berkarakter, toleran, dan berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Komentar Via Facebook :