Empat Tahun Berturut-turut, Polda Kepri Kembali Raih Predikat Badan Publik Paling Informatif
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad. (Foto: Tomny Purniawan/Batamnews)
Batam, Batamnews – Polda Kepulauan Riau (Kepri) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Untuk keempat kalinya berturut-turut sejak 2021 hingga 2025, Polda Kepri dinobatkan sebagai Badan Publik Paling Informatif oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kepri.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara penganugerahan di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Kamis (11/12/2025) pagi.
Predikat ini semakin menegaskan komitmen Polda Kepri dalam mendorong transparansi dan keterbukaan informasi publik. Selama empat tahun terakhir, Polda Kepri konsisten menempati posisi teratas sebagai satuan kerja yang paling informatif di wilayah Kepulauan Riau.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi merupakan bentuk kesungguhan institusi dalam menyediakan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat.
“Ini penghargaan yang keempat kalinya sejak 2021 hingga 2024. Kami akan terus meningkatkan keterbukaan informasi kepada publik,” ujar Pandra, Rabu (10/12/2025) malam.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi seluruh jajaran Humas di tingkat Polda maupun Polres. Koordinasi antar-Kasi Humas menjadi faktor utama yang menjaga arus informasi tetap lancar dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Koordinasi antar-Kasi Humas sangat menentukan keberhasilan ini. Setiap Polres bekerja sama memastikan masyarakat menerima informasi yang tepat dan aktual,” ungkapnya.
Pandra menegaskan pentingnya peran Humas sebagai garda depan penyebaran informasi resmi Polri. Setiap informasi yang keluar harus memiliki standar akurasi tinggi demi menjaga kepercayaan masyarakat.
“Together we are strong. Penghargaan ini bukti kerja sama dan rasa kebersamaan kita,” tambahnya.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada seluruh Kasi Humas di jajaran Polda Kepri agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Transparansi, menurutnya, adalah bagian dari tanggung jawab moral Polri.
“Polri harus memberikan pelayanan terbaik, sesuai pataka Humas yang mewajibkan kita memberikan kebaikan agar citra Polri semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KIP Kepri, Arison, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh badan publik yang berhasil meraih predikat terbaik dalam keterbukaan informasi. Ia menilai capaian ini menunjukkan bahwa budaya transparansi semakin tumbuh kuat di lingkungan instansi pemerintah.
“Keterbukaan informasi itu sederhana, yaitu membangun sistem yang terbuka, masyarakat yang partisipatif, dan tata kelola yang terang benderang,” kata Arison.
Ia berharap badan publik yang belum mencapai standar informatif dapat segera berbenah, sehingga masyarakat di Provinsi Kepri mendapatkan informasi yang benar, lengkap, dan mudah diakses. Transparansi yang baik, ujarnya, adalah kunci pelayanan publik modern dan akuntabel.
Penghargaan ini menjadi penanda bahwa Polda Kepri berhasil menjaga konsistensi pelayanan informasi publik, sekaligus memperkuat hubungan kepercayaan antara institusi Polri dan masyarakat.
Komentar Via Facebook :