Penumpang Scoot dari Singapura Tertidur, Uang & Kartu Kredit Raib dalam Penerbangan ke Bali
Pesawat terbang.
Batam, Batamnews - Seorang penumpang penerbangan Scoot dari Singapura ke Bali pada 5 Desember mendapati kabar buruk setelah mendarat: uang tunai dan kartu kreditnya lenyap dari tas kabin.
Penumpang tersebut mengaku kehilangan uang tunai senilai S$500 (sekitar Rp5,9 juta). Tidak hanya itu, kartu kreditnya yang ikut dicuri telah digunakan untuk transaksi fiktif yang kerugiannya mencapai ribuan dolar.
"SAYA TERTIDUR DI PESAWAT" Kisah ini disampaikan pria tersebut kepada Shin Min Daily News. Ia berada di dalam penerbangan TR288 pada 5 Desember.
"Saya tertidur di pesawat. Setelah terbangun dan keluar dari pesawat, saya menyadari tas saya telah berantakan. Uang dan kartu kredit saya hilang," ujarnya.
Menariknya, pelaku tidak mengambil dokumen penting seperti paspor atau laptop miliknya. Saat ini, ia tengah berkoordinasi dengan bank untuk membatalkan berbagai transaksi mencurigakan yang dilakukan dengan kartunya.
Dalam tanggapan tertulis dikutip dari Mothership, Scoot menyatakan tidak dapat membagikan data atau statistik kasus pencurian di pesawat.
Yang dapat disampaikan adalah imbauan kepada pelanggan untuk selalu mengamankan barang berharga.
"Kru kabin kami dilatih untuk waspada dan melaporkan perilaku mencurigakan di pesawat," jelas pernyataan maskapai.
Baca juga: Transformasi Ketenagakerjaan: BP Batam Hadirkan Program MANTAB untuk Industri
Scoot menambahkan, jika ada dugaan pencurian, mereka akan membantu penumpang yang terdampak dan berkooperasi penuh dengan penyelidikan pihak berwajib.
Kejadian ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan penumpang terhadap barang bawaan, terutama dalam situasi ramai atau saat tidak bisa terus-menerus mengawasinya.

Komentar Via Facebook :