Gelombang Tinggi Hantam KM. Sinar Budi hingga Terbalik dan Tenggelam di Perairan Dabo Singkep
Insiden tenggelamnya KM. Sinar Budi GT. 34 / No. 118 / RRd di Perairan Pelabuhan Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, terjadi pada Selasa (02/12/2025) sekira pukul 02.59 WIB. (Foto: istimewa)
Lingga, Batamnews – Insiden tenggelamnya KM. Sinar Budi GT. 34 / No. 118 / RRd di Perairan Pelabuhan Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, terjadi pada Selasa (02/12/2025) sekira pukul 02.59 WIB.
Kronologi kejadian menunjukkan bahwa cuaca buruk dan gelombang tinggi menjadi pemicu utama kapal terbalik hingga akhirnya tenggelam.
Informasi awal menyebut, pada pukul 15.00 WIB, KM. Sinar Budi yang membawa muatan sembako tiba dari Jambi ke wilayah Dabo Singkep. Namun karena kondisi air laut surut, kapal tidak dapat merapat ke dermaga dan melakukan labuh jangkar di perairan depan Pelabuhan Dabo Singkep.
Situasi berubah ketika malam tiba. Cuaca semakin tidak bersahabat dan gelombang air laut mulai tinggi. Pada pukul 02.00 WIB, cuaca kembali memburuk dan gelombang meningkat. Jangkar tidak lagi mampu menahan posisi kapal, sehingga nakhoda dan ABK memutuskan untuk merapat ke dermaga.
Saat proses merapat, kapal dihantam gelombang tinggi sehingga hilang kendali, terbalik, dan tenggelam pada sekitar pukul 02.15 WIB.
Beberapa menit setelah kapal terbalik, masyarakat di pelabuhan melihat adanya sinyal yang menandakan permintaan bantuan dari arah kapal.
Terekam dalam laporan warga, sekitar pukul 02.30 WIB, masyarakat sekitar pelabuhan melihat adanya sinyal lampu senter berkedip dari arah kapal, menandakan permintaan pertolongan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Polres Lingga, Lanal Dabo Singkep, dan BPBD.
Tanda darurat tersebut menjadi awal dilakukannya proses penyelamatan. Tim gabungan dari unsur SAR, BPBD, Polres Lingga, Polsek Dabo Singkep, dan Lanal Dabo Singkep segera melakukan upaya evakuasi.
Pada pukul 03.30 WIB, gabungan personel SAR, BPBD, Polres Lingga, dan Lanal Dabo Singkep berhasil mengevakuasi seluruh awak kapal dalam keadaan selamat. Dua orang ABK mengalami luka sobek pada tangan dan kaki, dan langsung dibawa ke RSUD Dabo untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain menyelamatkan para awak kapal, tim di lapangan juga turut melakukan pengamanan terhadap barang-barang muatan yang sempat hanyut akibat gelombang tinggi.
Pada akhir proses pencarian dan penyelamatan, kegiatan penanganan insiden berakhir pukul 05.30 WIB. Seluruh rangkaian berjalan dalam keadaan aman dan kondusif.

Komentar Via Facebook :