Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 Sukses Digelar, Wali Kota Amsakar: Dampaknya Luar Biasa bagi Ekonomi dan Pariwisata

Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 Sukses Digelar, Wali Kota Amsakar: Dampaknya Luar Biasa bagi Ekonomi dan Pariwisata

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 yang berlangsung selama tiga hari di Belakangpadang.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 yang berlangsung selama tiga hari di Belakangpadang. Ajang olahraga bahari bertaraf internasional ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata maritim unggulan.

Amsakar hadir langsung menyaksikan sekaligus menutup secara resmi rangkaian kegiatan tersebut di Perairan Elang-Elang, Belakangpadang, Minggu (30/11/2025). Dalam kompetisi tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam keluar sebagai juara umum.

“Alhamdulillah, Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 yang berlangsung selama tiga hari berjalan dengan sangat meriah dan sukses,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Event Internasional, Dampak Ekonomi Mengalir ke Warga

Wali Kota menegaskan bahwa kompetisi tersebut memiliki dampak signifikan terhadap geliat ekonomi masyarakat setempat. Selama penyelenggaraan, kawasan Belakangpadang diramaikan ribuan pengunjung dari Batam dan luar daerah.

“Dampaknya luar biasa. Volume pengangkutan penambang pancung meningkat, usaha kuliner hidup, hotel dan homestay terisi penuh selama kegiatan,” katanya.

Amsakar menilai event ini menjadi salah satu magnet pariwisata yang mampu mengangkat potensi bahari Belakangpadang sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan.

Ajak Perbesar Skala Event di Tahun Berikutnya

Amsakar mengharapkan kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dengan skala yang lebih besar untuk menarik lebih banyak peserta, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

“Ke depan harus lebih baik. Kita harus mendatangkan peserta lebih banyak, baik dari daerah lain maupun mancanegara. Sarana dan prasarana juga harus ditingkatkan agar lebih representatif,” tegasnya.

Antusiasme Tinggi, 12 Tahun Vakum Kembali Bangkit

Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata, menjelaskan bahwa ajang ini menjadi spesial karena kembali digelar setelah vakum 12 tahun.

“Antusias masyarakat sangat tinggi. Selama tiga hari, ribuan warga Batam dan luar daerah hadir menyaksikan Sea Eagle Boat Race,” ungkap Ardi.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mengedepankan partisipasi warga Belakangpadang. “Mulai dari stan bazar hingga penampilan seni budaya seluruhnya melibatkan warga Belakangpadang,” katanya.

Ajang yang Menguatkan Identitas Bahari Batam

Batam International Sea Eagle Boat Race tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga ruang bagi promosi budaya, destinasi, dan kuliner lokal. Kembalinya ajang ini menjadi momentum penting bagi Belakangpadang sebagai “Little Singapore” Batam untuk bangkit lewat pariwisata bahari yang kuat dan unik.

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, masyarakat dan pelaku wisata berharap Sea Eagle Boat Race dapat menjadi kalender tetap pariwisata Batam, memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan dan memperkenalkan Belakangpadang ke panggung internasional.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :