BP Batam dan 23 FKPD Teken Komitmen Bersama Perkuat Pengamanan Investasi dan Kawasan Hutan Batam
BP Batam menggelar Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama dengan 23 Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) untuk memperkuat sinergi dan soliditas unsur pengamanan dalam menjaga investasi dan wilayah KPBPB Batam. Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Mercure Hotel Batam, Selasa (18/11/2025). (Foto: dok.BP Batam)
Batam, Batamnews – BP Batam menggelar Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama dengan 23 Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) untuk memperkuat sinergi dan soliditas unsur pengamanan dalam menjaga investasi dan wilayah KPBPB Batam. Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Mercure Hotel Batam, Selasa (18/11/2025).
Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra memimpin penandatanganan Komitmen Bersama yang diikuti para komandan utama FKPD yang terkait dalam pengamanan kawasan. Komitmen ini dibentuk sebagai langkah penguatan sistem pengamanan yang lebih efektif melalui pola koordinasi lintas instansi yang cepat, konsisten, dan terpadu.
Komitmen tersebut diharapkan mampu memperkuat pencegahan aktivitas illegal, penanganan konflik secara antisipatif dan edukatif, serta memberi efek jera terhadap tindakan perambahan liar, pencemaran, dan aktivitas ilegal lainnya. Langkah ini juga bertujuan menjaga kawasan hutan Batam sebagai aset strategis negara.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad memberikan apresiasi atas langkah bersama yang digagas Tim Terpadu melalui Direktorat Pengamanan Aset BP Batam dalam menanggulangi aktivitas ilegal di Kota Batam.
“Era tata kelola pemerintahan sekarang adalah era yang mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan sinergi dan kolaborasi bagaimana agar program Pembangunan bisa terlaksana. Saya berterima kasih atas keberhasilan seluruh stakeholders yang hadir, maka Batam menjadi aman dan kondusif,” kata Amsakar.
Amsakar menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi lintas sektor harus terus berjalan. Menurutnya, sebagai pusat industri dan investasi dengan target pencapaian ekonomi di atas 2 persen dari pertumbuhan nasional, Batam memiliki potensi besar namun juga menghadapi tantangan serius seperti perambahan hutan, pencemaran lingkungan, dan kegiatan ilegal.
Ia berharap penandatanganan komitmen bersama ini dapat memperkuat sinergi serta respons cepat terhadap berbagai potensi dan gangguan keamanan. “Hari ini menjadi komitmen dan penanda pengamanan kawasan yang lebih efektif dan soliditas yang makin erat antar sectoral sehingga dapat meningkatkan respons cepat terhadap potensi dan gangguan keamanan,” imbuh Amsakar.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menekankan bahwa komitmen tersebut mencerminkan langkah tegas BP Batam dalam menyusun aksi bersama untuk menciptakan pengamanan kawasan KPBPB Batam yang aman, kondusif, dan inklusif.
“Kami telah banyak turun ke lapangan dan melihat secara langsung potensi gangguan keamanan dan aktivitas illegal. Hal ini menjadi perhatian serius bagi BP Batam dalam rangka upaya bersama menjaga keamanan wilayah dan menjaga kelestarian alam kita agar tetap seimbang,” ujarnya.
Li Claudia turut mengimbau masyarakat untuk mencintai Kota Batam melalui pemanfaatan alam yang benar dan bijak. “Mari bersama kita jaga hutan dan alam kita. Kawasan Hutan adalah wilayah yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai Hutan Tetap untuk menjaga ketersediaan alam, air dan udara. Aktivitas illegal dapat meningkatkan Risiko Bencana Alam Erosi dan sedimentasi Banjir dan tanah longsor,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Ditreskrimsus Polda Kepri, Detasemen Polisi Militer I/6 Batam Kepri, serta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri.
Adapun daftar 23 komandan utama FKPD yang menandatangani Komitmen Bersama tersebut meliputi Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, Kapolda Kepri, Komandan Kodaeral IV, jajaran Polda Kepri, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Satpol PP, PSDKP, Bakamla, BKSDA, DLH, BPN, hingga Danyon Marinir 10 Sby dan Danyon Infanteri 136 Raider/TS.

Komentar Via Facebook :