UAS Posting Kisah Hidup Abdul Wahid yang Sedang Berada di KPK : Anak Yatim dari Kuli yang Kini Pimpin Riau

UAS Posting Kisah Hidup Abdul Wahid yang Sedang Berada di KPK : Anak Yatim dari Kuli yang Kini Pimpin Riau

Ustadz Abdul Somad (UAS) bersama Gubernur Riau Abdul Wahid.

Nurjali

Riau, Batamnews - Hari ini menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Gubernur Riau Abdul Wahid mendapat dukungan moril dari Ustadz Abdul Somad (UAS), postingan itu terlihat sejak pagi Selasa, 4 November 2025.

Foto yang diunggah UAS bersama Abdul Wahid tersebut di Instagram, disertai cerita perjalanan hidup Wahid dan komitmennya membangun Riau.

Dalam captionnya, UAS mengisahkan perjalanan Abdul Wahid dari masa kecil yang sederhana. Wahid disebut berasal dari Simbar, Kampung di Indragiri Hilir, yang sempat menjadi anak yatim. Ia kemudian mondok di Candung, lalu kuliah di Fakultas Tarbiyah UIN Suska Riau.

Baca juga: Ustad Abdul Somad Tegaskan Gubernur Riau Abdul Wahid Tidak Kena OTT KPK

"Untuk biaya kuliah, ia bekerja sebagai kuli bangunan dan numpang di kantor PKB," tulis UAS.

Setelah menikah, Wahid kemudian berkarier di politik hingga duduk di DPRD Provinsi Riau dan DPR-RI.

UAS mengaku sempat bertanya kepada Wahid tentang alasannya maju sebagai gubernur, padahal hidupnya sudah nyaman. Wahid menjawab, "Saya mau bangun Riau. Masih banyak orang susah, Ustadz."

Mendengar itu, UAS menyatakan dukungannya dengan 16 poin yang harus disetujui Wahid. Poin-poin itu antara lain pembangunan Islamic Centre, beasiswa untuk anak berprestasi, insentif untuk guru mengaji, dan bantuan untuk penyelenggara jenazah.

"Agustus 2024 kami keliling dari ujung Rokan Hilir hingga Indragiri Hilir. Saya ingatkan: bersih, jangan main duit," tegas UAS.

Baca juga: KPK OTT Gubernur Riau Abdul Wahid! 10 Orang Diamankan, Uang Sitaan Ditemukan

UAS mengakhiri tulisannya dengan menyebut perjalanan politik Wahid bagai laut dengan angin kencang dan karang tajam. Sebagai sahabat, UAS berjanji terus mendukung dan mendoakan.

Caption itu ditutup dengan kutipan hadis riwayat At-Tirmidzi tentang takdir Allah yang telah ditetapkan.

“Semua orang berkumpul untuk memudaratkanmu, tidak akan mampu, kecuali memang sudah taqdir Allah. Pena taqdir sudah terangkat, kertas taqdir sudah kering”. (HR. At-Tirmidzi).

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :