Kompleks Ruko Ramayana Tanjungpinang Disulap Jadi Pusat Kuliner Modern, 12 Tenant Sudah Beroperasi

Kompleks Ruko Ramayana Tanjungpinang Disulap Jadi Pusat Kuliner Modern, 12 Tenant Sudah Beroperasi

Sebuah pusat kuliner modern tengah dikembangkan di jantung Kota Tanjungpinang, tepatnya di Kompleks Ruko Ramayana. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Tanjungpinang, Batamnews - Sebuah pusat kuliner modern tengah dikembangkan di jantung Kota Tanjungpinang, tepatnya di Kompleks Ruko Ramayana. Kawasan ini diharapkan dapat menjadi ikon baru destinasi wisata kuliner yang menawarkan beragam cita rasa Nusantara hingga internasional dalam satu lokasi yang tertata rapi.

Mulyadi Tan, Ketua Asosiasi Pengusaha Pariwisata Nasional (Asparnas) Kepulauan Riau sekaligus inisiator pengembangan kawasan ini, mengungkapkan bahwa proyek pusat kuliner tersebut telah menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.

"Pusat kuliner baru yang kami kembangkan berada di Kompleks Ruko Ramayana, Tanjungpinang. Di kawasan ini terdapat sekitar 20 unit ruko, dan saat ini sudah terisi sekitar 12 ruko dengan berbagai jenis kuliner, mulai dari masakan Padang, Korea, Thailand, Oriental, bakery shop, coffee shop, hingga Chinese food," ungkap Mulyadi

Pria yang sering dikenal dengan sebutan Pak Ahi ini menyebutkan, visi besar dari pengembangan kawasan ini adalah menjadikannya sebagai ikon kuliner modern yang representatif bagi Kota Tanjungpinang. Ia ingin menghadirkan konsep kawasan kuliner yang tidak hanya menawarkan variasi menu, tetapi juga kenyamanan dan kebersihan bagi pengunjung.

"Kami ingin kawasan ini menjadi ikon kuliner modern di pusat kota Tanjungpinang tempat masyarakat bisa menikmati beragam cita rasa Nusantara dan internasional dalam satu kawasan yang tertata rapi, bersih, dan nyaman," jelasnya.

Dengan konsep "one stop culinary destination", pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan makanan dari berbagai negara tanpa harus berpindah-pindah lokasi, memberikan pengalaman kuliner yang lebih praktis dan menyenangkan.

Selain sebagai destinasi wisata kuliner, Mulyadi juga menekankan bahwa kawasan ini dirancang untuk menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner. Ia berharap para pengusaha lokal dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan bisnis mereka.

"Selain itu, kami juga mendorong agar kawasan ini menjadi ruang tumbuh bagi pelaku UMKM kuliner lokal, sekaligus destinasi baru bagi wisatawan yang datang ke Tanjungpinang," tambah Ahi.

Kehadiran pusat kuliner ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya tarik wisata Kota Tanjungpinang.

Dengan masih tersedianya sekitar 8 unit ruko yang belum terisi, kawasan kuliner di Kompleks Ruko Ramayana ini masih memiliki potensi untuk terus berkembang. Mulyadi optimistis bahwa dalam waktu dekat, seluruh unit ruko akan terisi penuh dengan berbagai konsep kuliner menarik lainnya.

Pusat kuliner modern di Kompleks Ruko Ramayana diharapkan dapat menjadi salah satu landmark baru Tanjungpinang yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus memperkuat posisi Kepri sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah perbatasan Indonesia.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :