KM Sabuk 36 Docking, Berikut Jadwal KM LSJ 501 ke Sejumlah Pulau di Kepri 3-8 Oktober 2025
KM LSJ 501 Peganti KM Sabuk Nusantara 36 (Sumber Foto: Muhammad Fadhal/Kepala UPT Penyelenggaraan pelabuhan wilayah IV Kabupaten Natuna dan Anambas Provinsi Kepri)
Batam, Batamnews – Kabar terbaru datang dari layanan transportasi laut di Kepulauan Riau. Kapal Motor (KM) LSJ 501 resmi ditunjuk untuk menggantikan KM Sabuk 36 yang saat ini tengah menjalani proses docking. Penggantian ini dilakukan agar jadwal pelayaran tetap berjalan normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Berdasarkan jadwal terbaru, KM LSJ 501 akan melayani sejumlah rute pelayaran ke wilayah Anambas, Natuna, hingga Kalimantan Barat. Beberapa pelabuhan yang disinggahi antara lain Tarempa, Letung, Tanjung Pinang, Tambelan, dan Sintete.
Untuk jadwal terdekat, KM LSJ 501 dijadwalkan berangkat dari Tarempa pada Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB dan tiba kembali pada hari yang sama pukul 09.00 WIB. Masih di hari yang sama, kapal ini juga akan berlayar dari Letung pukul 15.30 WIB dengan perkiraan tiba pukul 17.00 WIB.
Selanjutnya, perjalanan ke Tanjung Pinang akan dilakukan pada Sabtu, 4 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB dengan estimasi kedatangan pada Senin (6/10/2025) pukul 11.00 WIB. Sementara itu, rute ke Tambelan dijadwalkan pada Selasa, 7 Oktober 2025 pukul 16.00 WIB dan tiba pukul 18.00 WIB. Adapun pelayaran menuju Sintete berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB dengan estimasi kedatangan di hari yang sama pukul 09.00 WIB.
Pihak penyelenggara pelayaran mengingatkan bahwa jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan dengan kondisi cuaca, teknis kapal, maupun situasi di lapangan.
“Info dapat berubah sewaktu-waktu, menyesuaikan kondisi cuaca, teknis, dan lain-lain. Harap maklum,” demikian keterangan resmi yang diterima Batamnews.
Kehadiran KM LSJ 501 diharapkan dapat menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarwilayah, terutama mengingat pentingnya jalur laut bagi masyarakat kepulauan. Dengan adanya kapal pengganti ini, warga tetap bisa beraktivitas dan melakukan perjalanan tanpa terganggu meski KM Sabuk 36 masih dalam tahap perawatan.

Komentar Via Facebook :