Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan Gas Elpiji di Batam, Stok Dipastikan Aman
Ilustrasi
Batam, Batamnews – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax 92, dan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi beberapa hari terakhir di Kota Batam ternyata dipicu oleh kendala teknis dan faktor cuaca. Hal ini menyebabkan distribusi ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tertunda.
Sales Area Manager (SAM) Retail Kepri Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, menjelaskan bahwa meskipun sempat terganggu, stok energi di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) kini mulai berangsur pulih.
"Masyarakat jangan panik, stok BBM dan gas kita aman," ujarnya, Senin (29/9/2025) siang.
Bagus menerangkan, distribusi terganggu karena pengiriman BBM terhambat faktor cuaca buruk dan kendala teknis jalur transportasi. Akibatnya, beberapa SPBU di Batam mengalami keterlambatan pasokan.
"Memang sempat ada kendala dalam pengiriman karena faktor cuaca dan teknis lainnya menyebabkan keterlambatan distribusi,” ujarnya.
Strategi Mitigasi
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina menerapkan pengaturan ketat dengan memprioritaskan SPBU yang masuk kategori kritis atau hampir kosong.
"Strategi ini dilakukan, agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan, meski pasokan belum sepenuhnya normal," katanya.
Kondisi kini disebut berangsur membaik setelah kapal pengangkut BBM kembali beroperasi.
“Per minggu ini kapal sudah datang. Insya Allah stok BBM ke depan dalam kondisi aman,” tegas Bagus.
LPG 3 Kilogram Aman
Selain BBM, masyarakat juga sempat mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas melon. Bagus menegaskan bahwa distribusi LPG 3 kilogram tidak mengalami pengurangan kuota, hanya sempat tertunda.
“Pasokan gas 3 kg tetap normal, hanya tertunda. Jadi masyarakat cukup membeli seperlunya saja,” ujarnya.
Dengan pulihnya pasokan BBM dan LPG di Batam, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan membeli sesuai kebutuhan agar distribusi berjalan lancar ke seluruh wilayah.

Komentar Via Facebook :