Gubernur Kepri Sampaikan Usulan Jembatan Batam-Bintan dan Perluasan FTZ Ke Wapres Gibran Saat Kunjungan ke Batam
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad saat menemani kunjungan Wakil Presiden Gibran di Kota Batam. (Foto: Asrul/Batamnews)
Batam, Batamnews - Kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, ke Kota Batam pada Rabu (10/9/2025) dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, untuk menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada pemerintah pusat.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ansar dengan tegas mendorong agar status Free Trade Zone (FTZ) tidak hanya berlaku di Batam, tetapi juga diperluas ke Pulau Bintan dan Karimun. Menurutnya, kebijakan ini akan mempercepat arus investasi dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di ketiga pulau tersebut.
"Ya, tolong dikaterin usulan kita agar Pulau Bintan dan Karimun bisa sama seperti Batam menjadi kawasan FTZ menyeluruh. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi supaya percepatan investasi juga bisa kita pacu," ujar Gubernur Ansar dalam kesempatan tersebut.
Ansar menekankan bahwa jika ketiga pulau tersebut memiliki laju pertumbuhan investasi yang baik dan berkembang, maka ekonomi yang berkembang pasti akan memberikan spillover effect ekonomi ke kawasan-kawasan lain di Kepulauan Riau.
Gubernur Kepri mengungkapkan bahwa usulan perluasan FTZ ini sebenarnya sudah diajukan sejak 3-4 tahun yang lalu.
"Harapan kita bisa direspon oleh pemerintah pusat. Ini kan juga nyambung dengan rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan," jelasnya.
Terkait rencana pembangunan jembatan penghubung Batam-Bintan, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa proyek tersebut saling terkait dengan usulan perluasan FTZ.
"Kalau itu terwujud, Bintan sama Batam mesti resiprokal, mesti sama-sama FTZ menyeluruh," tegasnya.
Ansar menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu finalisasi desain jembatan tersebut. Hasil soil test yang telah dilakukan sebelumnya kini dijadikan bahan untuk review desain jembatan.
"Mudah-mudahan akhir tahun nanti selesai. Kita akan komunikasi ke pemerintah pusat supaya segera bisa dilelang," harap Gubernur Ansar.
Dengan terealisasinya kedua usulan tersebut - perluasan FTZ dan pembangunan jembatan Batam-Bintan - diharapkan akan terjadi akselerasi pembangunan ekonomi di Kepulauan Riau. Konektivitas yang lebih baik antar pulau ditambah dengan kemudahan investasi melalui status FTZ diproyeksikan akan menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modalnya di kawasan tersebut.
Kunjungan Wapres Gibran ke Batam ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja untuk meninjau langsung kondisi dan potensi pengembangan daerah-daerah strategis di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan investasi dan pembangunan infrastruktur.

Komentar Via Facebook :