Keluarga Korban Lakalantas Simpang Frangky Batam Ikhlas Berdamai dengan Keluarga Brandon Yeoh

Keluarga Korban Lakalantas Simpang Frangky Batam Ikhlas Berdamai dengan Keluarga Brandon Yeoh

Mobil yang digunakan brandon menjadi penyebab kecelakaan maut masih ditahan di polisi.

Nurjali

Batam, Batamnews - Keluarga dari almarhumah Sondang Boru Hutapea, korban kecelakaan lalu lintas di Simpang Frangky, Batam, pada 19 Agustus 2025, secara resmi telah berdamai dengan keluarga Brandon Yeoh, pengemudi mobil yang terlibat dalam insiden tersebut.

Sondang, seorang istri dan ibu satu anak yang bekerja di PT JMS, meninggal dunia setelah motor Yamaha Mio yang dikendarainya tertabrak. Sementara itu, Brandon Yeoh, pengemudi Nissan GT-R, masih menjalani proses penyidikan di Polresta Barelang.

Herry Sihaloho, suami dari almarhumah Sondang, menegaskan bahwa perdamaian ini lahir tanpa paksaan dari kedua belah pihak. “Kami dari kedua keluarga sudah sepakat untuk berdamai. 

Baca juga: Polisi Janji Transparan Usut Kecelakaan Maut Mobil GT-R35 di Batam

Tidak ada unsur paksaan dalam keputusan ini,” ujarnya di Bengkong, Batam, pada Jumat, 5 September 2025.

Herry berharap perdamaian ini menjadi titik akhir dari persoalan tersebut. “Kami berharap masalah ini tidak berlanjut ke ranah perdata atau pidana. Cukup sampai di sini. Kami sudah saling menerima dan memaafkan,” tegasnya.

Itikad baik keluarga Brandon ditunjukkan dengan langsung mengunjungi keluarga korban di Rumah Sakit Bhayangkara Batam pada hari kejadian, sekitar pukul dua siang. 

“Keluarga Brandon menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Kami menyambut kedatangan mereka dengan lapang dada,” jelas Herry.

Komunikasi antara kedua keluarga terus berlanjut dengan baik. Setelah pemakaman Sondang di kampung halaman, mereka kembali bertemu di Batam. Pertemuan itu berlangsung kekeluargaan dan dari hati ke hati, yang akhirnya menghasilkan kesepakatan damai.

Keluarga besar korban juga menyatakan penerimaannya. Adik kandung Sondang, Adi Putra Hutapea, menegaskan, “Keluarga Hutapea sepakat untuk berdamai. Kami sudah ikhlas.”

Baca juga: Bukan Cuma Nissan GT-R35, Pemilik Mobil Sport Maut di Jalan Ahmad Yani Diduga Punya Ford Mustang

Ibu kandung Sondang, Martha Boru Napitupulu, dengan berat hati mengakui keikhlasannya. “Kami sangat berat menerima kenyataan ini, tetapi ini adalah kehendak Tuhan. Sebagai orang yang beragama, kami harus ikhlas. Keluarga kami sudah berdamai dengan keluarga Brandon,” ucapnya.

Perdamaian ini menutup duka kedua keluarga dengan penuh kekeluargaan dan memaafkan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :