Harga Bawang Merah Jawa dan Daging Ayam Naik di Pasar Tradisional Tanjungpinang
Daging ayam di pasar.
Tanjungpinang, Batamnews – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang merilis daftar harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional, yakni Pasar Puan Perak dan Pasar Bintan Center (Bincen), pada Minggu, 24 Agustus 2025.
Dari hasil pemantauan harga pukul 08.00 WIB, sejumlah komoditi tercatat mengalami kenaikan harga, sementara sebagian lainnya relatif stabil.
Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang, Riany, menyampaikan bahwa komoditi bawang merah Jawa masih berada di harga tinggi. Di Pasar Puan Perak tercatat Rp40.000/kg, sementara di Pasar Bincen sedikit lebih tinggi yakni Rp42.000/kg.
Baca juga: Apresiasi untuk Konsumen, Buana Central Park Gelar Lucky Draw Berhadiah Mobil
Sedangkan bawang putih juga naik dengan selisih harga Rp4.000 antara dua pasar, yakni Rp32.000/kg di Puan Perak dan Rp36.000/kg di Bincen.
Selain itu, harga daging ayam juga mengalami kenaikan. Di Pasar Puan Perak harga daging ayam berada di kisaran Rp40.000/kg, sementara di Pasar Bincen mencapai Rp42.000/kg. Telur ayam pun mengalami selisih harga Rp100 per butir, yaitu Rp2.000 di Puan Perak dan Rp2.100 di Bincen.
Di sisi lain, beberapa komoditi mengalami penurunan harga. Misalnya, minyak goreng kemasan premium yang di Puan Perak Rp20.000/kg, lebih mahal Rp1.500 dibandingkan Pasar Bincen yang berada di Rp18.500/kg.
Demikian juga harga tomat yang lebih murah di Pasar Bincen Rp16.000/kg dibandingkan Rp18.000/kg di Puan Perak.
Untuk komoditi ikan, harga juga menunjukkan perbedaan mencolok. Ikan tongkol di Pasar Puan Perak dijual Rp35.000/kg, sementara di Pasar Bincen mencapai Rp45.000/kg. Begitu pula dengan udang besar yang mencapai Rp90.000/kg di Pasar Bincen, lebih mahal Rp5.000 dibandingkan Puan Perak.
Baca juga: Satgas Pangan Polda Kepri Teken MoU dengan Distributor, Harga Beras Dijamin Stabil di Batam
Disperdagin Tanjungpinang mengingatkan masyarakat bahwa harga kebutuhan pokok sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kondisi pasar.
“Kami melakukan pemantauan harga setiap pagi untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas kebutuhan pokok bagi masyarakat,” ujar Hj. Riany.
Dengan adanya pemantauan rutin ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengetahui perkembangan harga dan menyesuaikan kebutuhan belanja sehari-hari.

Komentar Via Facebook :