Bansos Beras 10 Kg dan Gerakan Pangan Murah Digelar di Sagulung Kota, Warga Antusias Serbu Komoditi Terjangkau
Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Kepri Bersama Bulog Gelar menyalurkan bantuan sosial (bansos) beras di Sagulung, Kota Batam, Jumat (08/08/2025). (Foto: Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Pemerintah bersama Bulog dan Polda Kepri kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) beras sebanyak 10 kilogram kepada masyarakat penerima manfaat di Sagulung Kota, Batam, untuk periode Juni–Juli 2025. Kegiatan ini dirangkai sekaligus dengan program Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Kantor Lurah Sagulung Kota, Jumat (8/8/2025), mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Adapun komoditas yang dijual dalam kegiatan ini mencakup:
- Beras SPHP seharga Rp58.000 per 5 kg.
- Beras premium Rp65.000 per 5 kg.
- Minyak goreng merek Minyak Kita Rp30.000 per 2 liter.
- Gula PSM Rp18.000 per kilogram.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah kelurahan, Bulog, serta Ditreskrimsus Polda Kepri sebagai bagian dari pengendalian inflasi dan upaya menjaga ketersediaan serta keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.
Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya mendorong stabilitas harga dan distribusi pangan yang tepat sasaran. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan bijak.
"Kami bersama stakeholder terkait hadir di tengah masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah agar bahan pokok tetap tersedia dengan harga terjangkau. Kegiatan ini juga sekaligus bentuk pengawasan distribusi bansos agar benar-benar sampai ke tangan penerima yang berhak," ujar AKBP Ruslaeni kepada batamnews.co.id.
Lurah Sagulung Kota melalui Kasi Pemberdayaan dan Pembangunan Kelurahan Masyarakat (PPKM), Dewi Sekar Mira, mengungkapkan bahwa kegiatan distribusi bansos beras kali ini mengalami perubahan lokasi.
"Awalnya distribusi direncanakan di RW 12, namun dipindahkan ke halaman Kantor Lurah Sagulung Kota agar lebih terpusat dan tertib. Kami mengimbau warga penerima bansos untuk membawa KTP asli dan fotokopi KK sebagai syarat pengambilan," kata Dewi.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kelurahan telah menyampaikan informasi ini kepada warga yang menerima undangan sebagai penerima bansos dari Bulog.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapatkan respons positif dari warga. Antrean tampak mengular sejak pagi hari, dengan penerima manfaat berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara rutin.

Komentar Via Facebook :