KONI Kepri 2025–2029 Resmi Dilantik, Usep Rahmat S. Siap Lanjutkan Prestasi
Pelantikan Ketua Umum dan Pengurus KONI Kepulauan Riau masa bakti 2025–2029 berlangsung meriah dan penuh semangat, Selasa (5/8/2025) di Auditorium Graha Pena Batam. (Foto: Humas KONI)
Batam, Batamnews – Pelantikan Ketua Umum dan Pengurus KONI Kepulauan Riau masa bakti 2025–2029 berlangsung meriah dan penuh semangat, Selasa (5/8/2025) di Auditorium Graha Pena Batam. Sejumlah tokoh penting hadir dalam momen sakral tersebut, mulai dari unsur Forkopimda, perwakilan organisasi keolahragaan, hingga para atlet berprestasi.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, hadir mewakili Gubernur Ansar Ahmad. Sejumlah pimpinan daerah dari kabupaten/kota juga tampak turut menyemarakkan, termasuk ketua KONI dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri.
Turut hadir juga Letjen TNI Purn Marciano Norman, Ketua Umum KONI Pusat, yang menjadi tokoh sentral dalam pelantikan ini. Suasana berlangsung khidmat namun penuh semangat kebersamaan dari seluruh insan olahraga di Kepulauan Riau.
Beberapa tokoh olahraga nasional serta pimpinan cabang olahraga (cabor) unggulan seperti layar, jujitsu, taekwondo, atletik, dan ski air tampak hadir dan menunjukkan dukungan terhadap pengurus baru yang dilantik.
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman. Diawali pembacaan Surat Keputusan, Pengucapan Sumpah Janji Pengurus, Penyematan PIN, Penyerahan Bendera Pataka dan Penandatanganan Berita Acara Pelantikan.
Dalam sambutannya sebelum prosesi pelantikan, Marciano menyampaikan rasa bangganya terhadap geliat olahraga di Kepulauan Riau. Dengan penyerahan SK dan pembacaan sumpah jabatan, secara resmi Usep Rahmat S. dikukuhkan sebagai Ketua Umum KONI Kepri untuk periode 2025–2029. Seluruh jajaran pengurus yang mendampingi juga turut dilantik dalam kesempatan tersebut.
Suasana pelantikan terasa menggetarkan, sebagai bentuk harapan baru terhadap arah pembangunan olahraga Kepri ke depan. Tepuk tangan bergemuruh saat Usep dan jajarannya secara simbolis menerima bendera KONI dari Ketua Umum KONI Pusat. Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi Kepri untuk meneguhkan langkah pembinaan atlet dan optimalisasi potensi daerah, khususnya di cabang-cabang unggulan.
Dalam sambutannya usai pelantikan, Letjen TNI Purn Marciano Norman memuji potensi luar biasa yang dimiliki Kepri, terutama pada cabang olahraga air. Ia menyebut Kepri sebagai salah satu daerah terbaik dalam pengembangan olahraga berbasis laut dengan raihan luar biasa pada cabor layar dan ski air pada PON 21 Aceh Sumut 2024.
“Melihat potensi ini, saya melihat Kepri sebagai salah satu daerah terbaik dalam mengembangkan olahraga air,” ujar Marciano. Ia mencontohkan bahwa dua dari lima emas yang diraih Kepri di PON XXI/2024 berasal dari cabang layar.
Selain layar, Marciano juga menyebut prestasi atlet Kepri di cabang ski air, taekwondo, dan dancesport sebagai indikator bahwa pembinaan telah berjalan baik. Namun, ia mengingatkan pentingnya kesinambungan dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Marciano juga mendorong Kepri untuk tidak hanya berprestasi, tapi juga tampil sebagai tuan rumah. “Silakan ajukan diri jadi tuan rumah PON Pantai 2026, kami dukung penuh,” katanya memberi semangat.
Dalam sambutannya, Usep Rahmat S, SE menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah provinsi dan seluruh masyarakat olahraga Kepri atas dukungan yang telah diberikan. Ia menyatakan siap melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat kolaboratif.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung olahraga Kepri. Kami akan bekerja maksimal, mulai dari pembinaan hingga tata kelola organisasi,” ucap Usep penuh semangat.
Ia memaparkan target jangka pendek hingga 2026, yakni pelaksanaan Porprov di Tanjungpinang, yang akan menjadi ajang seleksi menuju Porwil 2027. “Insya Allah Porwil nanti Kepri jadi tuan rumah,” jelasnya.
Tak lupa, Usep menyebut prestasi luar biasa dari atlet biliar Kepri, Albert Januarta, yang baru saja menjadi juara dunia junior di Arab Saudi. Dia juga menyinggung atlet renang Kepri Yoshie Honda yang telah meraih prestasi mendunia dengan merebut emas di kejuaraan dunia di Thailand dan juga Australia.
Dalam waktu dekat, Yoshie menuju China untuk melakukan latihan ketat. “Inilah bukti nyata bahwa Kepri punya potensi dunia,” pungkasnya.
Wakil Gubernur Kepri, Hj. Nyanyang Haris Pratamura, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kemajuan olahraga. Ia menyebut bahwa Kepri kini menempati peringkat keempat pertumbuhan ekonomi nasional, dan hal itu harus dirasakan juga oleh sektor olahraga.
“Pertumbuhan ekonomi kita bagus, tapi jangan lupa olahraganya juga harus tumbuh,” ujar Wagub. Ia berharap para kepala daerah dan pelaku usaha dapat menjadi bapak angkat bagi cabang olahraga di daerah masing-masing.
Wagub juga menyinggung pentingnya pembinaan atlet sejak dini, dengan melibatkan dunia pendidikan, pesantren, dan komunitas. “Kita tidak boleh sekadar ikut PON, tapi harus ikut berprestasi hingga tingkat dunia,” ujarnya menegaskan.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para atlet yang telah mengharumkan nama Kepri di PON XXI/2024. Pemerintah, katanya, akan memberikan penghargaan layak dan berkelanjutan.
Usai sambutan para pejabat, suasana kembali meriah dengan penampilan atraktif dari para atlet jujitsu Kepulauan Riau. Mereka adalah Tomi dan Danang, dua atlet jujitsu peraih perak dan perunggu di PON 21 Aceh Sumut 2024 yang mempersembahkan pertunjukan teknik bela diri yang memukau dan menggugah semangat para tamu undangan.
Aksi yang ditampilkan mencerminkan hasil latihan keras sekaligus keberanian para atlet muda. Teriakan semangat dan tepuk tangan menggema dipandu oleh sang pelatih Rozi Juhendra, menandai dukungan penuh terhadap pengurus KONI yang baru dilantik.
Demo ini bukan hanya sebagai hiburan, tapi juga pesan simbolis bahwa semangat juang atlet Kepri tidak pernah padam. Terlebih dengan perhatian baru dari KONI, harapan terhadap kejayaan olahraga makin membara.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan pemberian bonus kepada para atlet berprestasi pada PON XXI/2024 Aceh–Sumut. Wakil Gubernur Kepri secara simbolis menyerahkan penghargaan tersebut sebagai wujud apresiasi nyata.
Komentar Via Facebook :