Tersesat Saat Cari Cucu, Kakek 72 Tahun Diantar Ojol ke Polsek Lubuk Baja
Aris saat berada di Polsek Lubuk Baja dengan wajah kebingungan. (Foto: Tommy Purniawan/Batamnews)
Batam, Batamnews – Suasana di SPKT Polsek Lubuk Baja mendadak berbeda saat seorang pengemudi ojek online datang membawa seorang pria paruh baya yang tersesat, Sabtu (2/8) siang. Pria tersebut mengaku bernama Aris, berusia 72 tahun, dan berasal dari Pekanbaru. Ia mengatakan sedang dalam perjalanan untuk menemui cucunya di SP Plaza, Sagulung.
Namun, Aris tersesat setelah salah mengambil arah saat berkendara dari rumah anaknya di Kampung Harapan, Tanjung Uncang. Ia berangkat sekitar pukul 07.30 WIB dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna biru bernomor polisi BP 4570 ES.
Karena kondisi lalu lintas yang padat di pagi hari, Aris tidak menyadari bahwa dirinya telah melewati simpang menuju SP Plaza dan terus berkendara hingga tiba di lampu merah Baloi. Ia mulai merasa lelah karena SP Plaza yang dituju tak kunjung terlihat. Akhirnya, ia berhenti dan bertanya kepada seorang pengemudi ojek online.
"Kata tukang ojek saya udah tersesat jauh, karena SP Plaza di Sagulung dan lampu merah ini sudah Lubuk Baja," kata Aris menirukan ucapan pengemudi Ojol tersebut.
Sadar bahwa Aris sudah terlalu jauh tersesat, pengemudi ojek tersebut memutuskan untuk mengantarkannya langsung ke Polsek Lubuk Baja. Sesampainya di sana, petugas meminta identitas KTP Aris dan mencocokkannya dengan alamat tempat tinggalnya. Beruntung, alamat pada KTP Aris sesuai dengan domisili anaknya.
Pihak Polsek Lubuk Baja kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Tanjung Uncang. Berkat kerja sama cepat aparat, Aris akhirnya berhasil dipulangkan ke rumah anaknya dengan selamat.
Sebelum meninggalkan Polsek, Aris menyampaikan maksud perjalanannya ke SP Plaza, yakni untuk bertemu cucunya. Biasanya, ia selalu diantar oleh anaknya ke mana pun. Namun karena anaknya sedang sibuk bekerja, dan dirinya sudah sangat rindu dengan sang cucu, ia nekat pergi sendiri menggunakan motor.
"Besok-besok saya tak akan ulangi kejadian ini lagi, terima kasih Pak Polisi yang sudah mengantarkan saya pulang kembali dengan selamat," ujarnya dengan nada lirih.
Kisah Aris menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan orang tua dan lansia, terutama saat hendak bepergian seorang diri. Kepekaan dan kepedulian warga, seperti yang ditunjukkan oleh pengemudi ojek online dan pihak kepolisian, patut diapresiasi sebagai bentuk solidaritas sosial yang tinggi.
Komentar Via Facebook :