Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Beradu Suara Nyanyikan 'Indonesia Jaya', Berikan Insentif Rp400 Ribu untuk 4.039 Kader Posyandu
Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad, berpadu dengan lembutnya lantunan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, membawakan lagu "Indonesia Jaya" karya Harvey Malaiholo.
Batam, Batamnews – Dua pimpinan Kota Batam beradu suara merdu Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad, berpadu dengan lembutnya lantunan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, membawakan lagu "Indonesia Jaya" karya Harvey Malaiholo.
Tepuk tangan riuh menggema di Gedung Nasional Belakang Padang saat keduanya beradu suara, memukau ratusan kader Posyandu dan Kelurahan Siaga yang hadir dalam acara silaturahmi.
Momen itu bukan sekadar hiburan, melainkan simbol semangat, penghargaan, dan dorongan moral bagi para kader yang selama ini berada di garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Di Kecamatan Belakang Padang, sebanyak 250 kader menerima insentif dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Baca juga: Jabatannya Selesai, Jefridin Gaspol Kembaliin Mobil Dinas: 'Ini Hak Negara!'
Tak hanya di sana, di hari yang sama, Amsakar dan Li Claudia juga menyapa 1.427 kader dari empat kecamatan lain—Batu Aji, Bulang, Sagulung, dan Galang—di SP Plaza Batu Aji.
Wali Kota Amsakar Ahmad mengapresiasi peran kader Posyandu dan Kelurahan Siaga yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam pembangunan sektor kesehatan.
"Kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga menjalankan sebagian besar tugas penting pemerintah, mulai dari menurunkan angka kematian ibu dan bayi, memperlancar program imunisasi, hingga menekan angka stunting," ujar Amsakar.
Ia menegaskan, pemberian insentif merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendukung kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.
"Kekompakan dan semangat kebersamaan antarkader harus terus dijaga karena mereka adalah ujung tombak pelayanan kesehatan," tambahnya.
Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menyebut para kader bukan sekadar relawan, melainkan pelaku nyata yang mengawal tumbuh kembang anak-anak Batam dan menjaga kesehatan masyarakat dari tingkat paling dasar.
"Kami sangat menyadari pentingnya peran kader. Mereka bukan hanya mencatat berat badan bayi, tapi menjaga masa depan Batam dari balik timbangan dan buku Posyandu," tutur Li Claudia.
Baca juga: Dua Putri Batam, Stefanie & Alice, Siap Berlaga di Ajang Internasional!
Ia juga menyampaikan komitmen Pemko Batam untuk meningkatkan kesejahteraan kader, termasuk mempertimbangkan penambahan insentif di masa depan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa saat ini sebanyak 4.039 kader di Batam menerima insentif sebesar Rp400 ribu per bulan selama 12 bulan penuh.
"Ini adalah kebijakan nyata dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para kader," jelas Leo.
Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga penguatan motivasi bagi para kader untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Batam.

Komentar Via Facebook :