Supir Dump Truck Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Tewas karena Sakit

Supir Dump Truck Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Tewas karena Sakit

Kapolsek Nongsa Kompol Dr Arsyad Riyandi saat melihat lokasi kejadian yang sedang dipasangi garis polisi oleh Tim Identifikasi Polresta Barelang. Foto : Tommy Purniawan

Nurjali

Batam, Batamnews – Warga Perumahan Kabil Raya digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam kamar kos, Blok B2 No. 13A, Nongsa, Selasa, 8 Juli 2025 siang. Korban, identified as Sujarkasih, ditemukan dalam kondisi terlentang di lantai dengan tubuh yang sudah menghitam.  

Kronologi penemuan bermula ketika rekan kerja korban, Andi, curiga karena Sujarkasih tidak hadir bekerja selama tiga hari. 

Pria yang berprofesi sebagai supir dump truck itu biasanya terlihat aktif. Setelah beberapa kali mengetuk pintu kamar tanpa respon, Andi pun memanggil pemilik kos, Zumairi.  

Baca juga: Lampu Ikon `Welcome to Batam` Kembali Diperbaiki Usai Dilaporkan Wali Kota Amsakar Achmad

"Sekitar pukul 11.00 WIB, rekan korban meminta bantuan saya untuk membangunkan Sujarkasih. Karena tidak ada jawaban dan banyak lalat di lubang angin kamarnya, saya langsung curiga," ujar Zumairi.  

Dengan bantuan perangkat RT dan keamanan perumahan, kamar tersebut akhirnya dibuka paksa. Mereka pun dikejutkan oleh pemandangan Sujarkasih yang sudah meninggal dalam kondisi tubuh menghitam dan mengeluarkan cairan. 

"Kami langsung berkoordinasi dengan kepolisian," tambah Zumairi.  

Saat tim Inafis Polresta Barelang dan Rumah Sakit Bhayangkara tiba, kamar korban terlihat berantakan dengan banyak lalat beterbangan. Setelah melakukan olah TKP, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi.  

Baca juga: Pencurian di Rumah Renovasi Kawasan Sagulung, Blower AC dan Bor Tukang Raib Digondol Maling

Kapolsek Nongsa, Kompol Dr. Arsyad Riyandi, menyatakan bahwa korban diduga meninggal karena sakit. 

"Korban tidak bekerja selama tiga hari, sehingga rekan kerjanya mencari. Keluarga korban masih dalam proses pencarian. Untuk penyebab pasti kematian, kami menunggu hasil autopsi," jelasnya.  

Investigasi lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab kematian Sujarkasih.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :