Disdik Batam Atasi Ribuan Siswa yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri, Ini Solusinya
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto. (foto. batamnews.co.id).
Batam, Batamnews – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 di Kota Batam sempat menyisakan kekhawatiran di kalangan orang tua dan siswa. Pasalnya, ribuan siswa dilaporkan belum tertampung di sekolah negeri setelah pengumuman hasil seleksi. Namun demikian, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam sigap mengambil langkah solutif untuk mengatasi persoalan tersebut.
"Solusinya sudah selesai dan sudah ditempatkan semua," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto kepada batamnews.co.id, Minggu (6/7/2025).
Tri menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada dua keputusan teknis dari Pemerintah Kota Batam, yaitu petunjuk pelaksanaan dan rencana daya tampung, yang seluruhnya mengacu pada Permendikbudristek Nomor 3 Tahun 2025. Dengan dasar tersebut, Disdik Batam berupaya memaksimalkan daya tampung sekolah negeri di seluruh wilayah kota.
Langkah cepat dilakukan dengan memanggil para siswa yang belum tertampung dan menawarkan penempatan di sekolah negeri yang masih memiliki kuota kosong.
"Kalau bersedia lanjut, dan jika tidak maka yang bersangkutan bisa mendaftar di sekolah swasta," tambah Tri.
Langkah ini dinilai efektif sebagai upaya menjaga agar tidak ada anak yang putus sekolah akibat kendala penerimaan di sekolah negeri. Disdik Batam juga mencatat bahwa selama masa pendaftaran, antusiasme dan perhatian masyarakat sangat tinggi.
"Kami upayakan semua tetap bersekolah di sekolah tempat mereka berdomisili. Namun itu tergantung dari orangtua apakah bersedia atau tidak. Karena tidak bisa dipaksakan di sekolah yang telah penuh," ujar Tri.
Selama proses SPMB berlangsung, Disdik Batam menerima 995 laporan pengaduan dari masyarakat. Dari jumlah tersebut, 778 pengaduan berasal dari siswa yang mendaftar melalui aplikasi SPMB, sementara 217 pengaduan lainnya berasal dari siswa yang hanya mengisi formulir tanpa melalui aplikasi resmi.
Melalui kebijakan dan koordinasi lintas sekolah, akhirnya seluruh siswa telah ditempatkan, sekaligus membuktikan komitmen Disdik Batam untuk menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak di Kota Batam.
Komentar Via Facebook :