Nelayan Lingga Meninggal di Hotel Metro Tanjungpinang, Diduga Overdosis Obat Kuat
Ilustrasi
Tanjungpinang, Batamnews – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kamar 204 lantai II Hotel Metro, Pelantar I, Tanjungpinang, pada Selasa, 1 Juli 2025 siang. Korban diketahui bernama Azman (42), seorang nelayan asal Tanjung Buton, Kabupaten Lingga.
Menurut keterangan pengurus hotel, Siti Rohmah (53), jasad korban ditemukan saat ia hendak menanyakan perpanjangan sewa kamar karena waktu check-out telah habis. Saat pintu diketuk, tidak ada respons dari dalam.
“Saya ambil kunci cadangan, dorong pintu, dan saat dibuka, saya lihat korban sudah terbaring tak bernyawa,” ujar Siti.
Baca juga: 20 Ton Solar Ilegal Disita dari KM Meneer Akan Dibongkar ke Gudang Tanjung Uncang
Korban ditemukan hanya mengenakan celana pendek hitam tanpa baju, dengan kondisi tubuh membiru. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Kota.
Tim identifikasi bersama Sidokes Polresta Tanjungpinang tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung melakukan olah TKP. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, petugas menemukan beberapa jenis obat di lokasi kejadian, antara lain:
- 1 papan obat kuat merek Kuda Mesir (belum dikonsumsi),
- 1 botol obat kuat merek Greeng Jos (telah dikonsumsi),
- 1 papan obat asam mefenamat berisi 6 butir (telah dikonsumsi).
Diduga kuat, korban meninggal akibat overdosis setelah mengonsumsi obat kuat dan obat pereda nyeri secara bersamaan.
Baca juga: Protes Wali Murid! Kebijakan Kenaikan Kelas SMAN 1 Selayar Dinilai Tidak Transparan
Barang-barang milik korban yang diamankan polisi antara lain uang tunai Rp1.877.000, satu jaket, sepasang sepatu, dan satu baju.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian. Hasil pemeriksaan medis dari RSUP Raja Ahmad Tabib akan menjadi penentu penyebab pasti kematian korban.

Komentar Via Facebook :