Pelarian Berakhir di Ujung Timah Panas, Dua Pelaku Jambret Nenek di Batam Ditangkap Polisi
Kedua pelaku saat diamankan di Polsek Baja, keduanya mendapatkan hadiah panas di bagian betisnya. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Aksi penjambretan yang sempat viral di media sosial akhirnya menemui titik terang. Dua pelaku jambret yang menyerang seorang nenek berusia 61 tahun di kawasan Ruko Permata Regency, Baloi, Batam pada Minggu pagi, 8 Juni 2025, berhasil dibekuk oleh tim gabungan Jatanras Polresta Barelang dan Satreskrim Polsek Lubuk Baja. Tidak hanya ditangkap, keduanya juga mendapat hadiah timah panas di bagian betis karena berusaha melawan saat akan ditangkap.
Aksi keji ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan dua pria berboncengan sepeda motor matic, mengenakan helm dan jaket gelap, mendekati korban yang sedang berolahraga pagi. Dalam sekejap, pelaku turun dari motor dan merampas kalung emas milik korban berinisial TLK. Saat korban mencoba melawan, ia justru didorong hingga terjatuh ke aspal, lalu pelaku kembali menarik paksa kalung dari leher korban yang tergeletak di tanah sebelum melarikan diri.
Rekaman aksi brutal itu menyebar luas di media sosial dan memicu kemarahan publik. Polisi pun bergerak cepat. Tim Buser dikerahkan, bahkan sampai melakukan penyisiran ke dalam hutan untuk mengintai persembunyian para pelaku.
Salah satu pelaku akhirnya berhasil diamankan di sebuah kamar tempat persembunyian, dan rekaman penangkapannya turut beredar. Keduanya langsung digelandang ke Mapolresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Debby Tri Andrestian membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, kedua pelaku sudah ditangkap. Namun saat ini kami masih melakukan pengembangan,” ujarnya, Sabtu pagi (28/6/2025).
Senada dengan itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas juga menyampaikan bahwa kedua tersangka sedang diperiksa intensif karena diduga terlibat dalam sejumlah kasus penjambretan lainnya di wilayah Batam.
Aksi cepat polisi menuai apresiasi dari warga setempat, yang sebelumnya resah dengan maraknya aksi penjambretan. Sementara itu, korban TLK dikabarkan mengalami luka ringan, namun masih trauma atas peristiwa tersebut.
Dengan tertangkapnya kedua pelaku, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama di pagi hari ketika situasi masih sepi. Polisi juga membuka kanal pengaduan jika ada korban lain yang mengenali modus serupa atau pelaku yang sama.

Komentar Via Facebook :