Gelombang 1 Meter Hantam Kapal di Selat Nenek, 10 Evakuasi, 3 Belum Ditemukan

Gelombang 1 Meter Hantam Kapal di Selat Nenek, 10 Evakuasi, 3 Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap 8 orang pemain bola yang tenggelam di Pulau Nenek, Batam, Rabu (25/06/2025) malam. (foto. istimewa).

Nurjali

Batam, Batamnews – Sebuah kapal pompong yang membawa 13 pemuda dari Pulau Nenek, Kecamatan Bulang, Batam, tenggelam di perairan Selat Nenek pada Rabu sore 25 Juni 2025. 

Kapal tersebut karam setelah dihantam gelombang dalam perjalanan menuju Pulau Setokok, tempat para korban hendak mengikuti turnamen sepak bola.  

Hingga pukul 21.03 WIB, Kepala Basarnas Batam, Dedius, melaporkan bahwa 10 penumpang telah ditemukan selamat. 

Baca juga: Kapal Long Boat Tenggelam di Batam, 8 Pemain Bola Masih Dicari – 5 Selamat

Enam di antaranya berhasil menyelamatkan diri sejak awal kejadian, sementara empat lainnya baru ditemukan malam ini dalam kondisi lemas namun sadar, setelah bertahan berjam-jam dengan berpegangan pada badan kapal yang terbalik.  

Korban yang Selamat:  
1. Enam orang sejak awal kejadian:  

  •  Rahel  
  •  Peri  
  •  Rico  
  •  Boge  
  •  Rehan  
  •  Andika  

   Mereka berhasil berenang ke tepian atau diselamatkan warga sekitar.  

2. Empat orang ditemukan malam ini:  

  • Tepok  
  • Damar  
  • Maher  
  • Amirul  

   Mereka ditemukan mengapung bersama kapal yang terbalik dan segera dievakuasi.  

Tiga Korban Masih Dicari:

  • Fir  
  • Pai  
  • Papat  

Baca juga: Gudang Pelaminan di Batuaji Ludes Terbakar, 5 Mobil Damkar Dikerahkan 

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Batam, Polairud Polda Kepri, Polairud Barelang, TNI AL, BP Batam, serta masyarakat setempat masih melakukan pencarian. 

"Kami terus menyisir area kejadian dengan harapan ketiganya ditemukan selamat," kata Dedius.  

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat kapal berangkat menuju Pulau Setokok. Cuaca saat itu dilaporkan buruk, dengan hujan ringan dan gelombang setinggi satu meter. 

Basarnas mengerahkan rubber boat, Aquaeye (alat pencari korban air), drone thermal, dan peralatan komunikasi untuk mendukung operasi.  

Keluarga korban terus berduyun-duyun ke posko pencarian di Pulau Setokok dan pesisir Bulang, berharap ketiga korban yang belum ditemukan segera selamat. Operasi SAR masih berlanjut hingga malam ini. 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :