Pelabuhan Tanjung Buton Rusak dan Perlu Perbaikan, Dishub Lingga Tunggu Kejelasan Anggaran
Kepala Dishub Lingga, Hendry Efrizal. (Foto: istimewa)
Lingga, Batamnews – Kondisi memprihatinkan di beberapa bagian Pelabuhan Tanjung Buton, Kecamatan Lingga, mendapat perhatian serius dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga. Kerusakan seperti atap jembatan, pagar, hingga lampu penerangan yang tak berfungsi, menjadi sorotan publik, termasuk tokoh masyarakat Daik Lingga, Muhammad Ishak.
Kepala Dishub Lingga, Hendry Efrizal, saat dikonfirmasi Batamnews.co.id pada Rabu (25/6/2025) menyatakan bahwa pihaknya telah menganggarkan rencana perbaikan pelabuhan tersebut. Namun, hingga kini, pelaksanaan perbaikan masih menunggu kepastian soal efisiensi anggaran daerah.
“Kemarin sudah kita anggarkan, tapi kita lagi menunggu keputusan efisiensi tahun ini. Ini memang kewenangan kami di Dishub Lingga. Beberapa titik memang sudah sempat kami perbaiki secara swadaya, tapi belum signifikan, baru yang sifatnya mendesak saja,” jelas Hendry.
Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan rehabilitasi belum dapat dilaksanakan karena terkendala berbagai hal, utamanya soal kepastian anggaran perubahan (APBD-P).
“Kami akan usahakan perbaikannya, sambil menunggu kejelasan APBD-P atau fix tidaknya efisiensi anggaran tahun 2025,” ujarnya.
Sebelumnya, kondisi pelabuhan ini disorot oleh tokoh masyarakat Daik Lingga, Muhammad Ishak, yang prihatin dengan berbagai kerusakan di pelabuhan tersebut. Ia menyebut, selain pagar dan atap yang rusak, dua lampu penerangan di ujung pelabuhan juga sudah lama tidak menyala.
“Hal ini sangat membahayakan, terutama bagi penumpang yang naik dan turun kapal di malam hari,” ujar Ishak.
Menurutnya, pelabuhan bukan sekadar tempat transit penumpang atau barang, tetapi juga representasi wajah daerah yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah.
“Pelabuhan adalah muka atau serambi suatu daerah. Karena itu harus dipantau dan dirawat agar selalu memberikan kenyamanan kapan pun dibutuhkan,” ucapnya.
Ishak juga menekankan pentingnya peran pelabuhan dalam mendukung sektor pariwisata. Ia menyebutkan bahwa jika Pulau Mepar ingin dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah unggulan di Lingga, maka infrastruktur pendukung seperti pelabuhan harus mendapat perhatian khusus.

Komentar Via Facebook :