Kronologi Kebakaran Nahas di Karimun yang Sebabkan Nenek 62 Tahun Meninggal Dunia
Kebakaran di Baran Meral Kabupaten Karimun. (Foto: istimewa)
Karimun, Batamnews – Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah permukiman padat penduduk di Gang Asoka, Kelurahan Baran, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, pada Jumat, 20 Juni 2025 sekitar pukul 18.00 WIB. Dalam insiden tersebut, seorang perempuan lansia berinisial Mo (62) yang tengah sakit dan tidak bisa menyelamatkan diri, dilaporkan meninggal dunia.
Kebakaran terjadi secara tiba-tiba dan mengejutkan warga sekitar. Salah seorang saksi mata, Tengku Junizar, mengatakan ia mendengar suara teriakan dari dalam rumah dan mendapati api sudah membesar saat ia keluar rumah.
“Jarak rumah saya dengan rumah korban sekitar 100 meter. Saya keluar rumah karena dengar teriakan, dan api sudah membesar. Langsung saya hubungi damkar,” ujar Tengku kepada Batamnews.
Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya. Namun karena kondisi gang yang sempit dan api yang cepat membesar, upaya tersebut tidak cukup untuk menahan laju kobaran.
Tim pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Karimun yang datang ke lokasi memerlukan waktu lebih dari dua jam untuk menjinakkan api karena akses jalan menuju lokasi cukup sulit dijangkau mobil pemadam.
“Ada dua rumah yang terbakar. Satu di antaranya ludes habis, bangunannya semi permanen,” ungkap Hendra Hidayat, Kabid Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Karimun.
Lebih lanjut, Hendra mengonfirmasi bahwa korban meninggal merupakan seorang perempuan berusia 62 tahun yang diketahui tengah mengalami sakit saat kebakaran terjadi. Korban tidak sempat menyelamatkan diri karena kondisi fisiknya yang lemah.
“Benar, satu korban meninggal dunia. Informasinya korban dalam keadaan sakit,” jelas Hendra.
Jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara pihak kepolisian dan pemadam kebakaran masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menyebabkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga setempat.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan bencana, khususnya di kawasan padat penduduk dengan akses terbatas seperti Gang Asoka.

Komentar Via Facebook :