Antrian 6 Bulan untuk Dokter Gigi Spesialis di Batam, Kadinkes Sarankan ke Dokter Gigi Biasa Jika Tak Spesialistik

Antrian 6 Bulan untuk Dokter Gigi Spesialis di Batam, Kadinkes Sarankan ke Dokter Gigi Biasa Jika Tak Spesialistik

RS Awal Bros Batam.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Masalah antrian panjang untuk mendapatkan layanan dokter gigi spesialis di Kota Batam kembali mencuat dan menjadi sorotan masyarakat. Tidak hanya dialami oleh peserta BPJS Kesehatan, bahkan warga yang membayar secara mandiri pun harus menunggu hingga enam bulan lamanya untuk mendapatkan penanganan, khususnya di rumah sakit rujukan seperti RS Awal Bros.

Keluhan masyarakat terus berdatangan, terutama dari orang tua yang anaknya mengalami masalah gigi serius. Salah satu warga mengungkapkan pengalamannya saat mengurus rujukan dari Faskes Kimia Farma. “Rujukan dari Kimia Farma bisa antrian sampai enam bulan, gigi anak saya keburu rusak,” keluhnya.

Kadiskes Akui Kekurangan Dokter Spesialis

Menanggapi situasi ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmaryadi, mengakui bahwa memang terjadi kekurangan dokter gigi spesialis, khususnya spesialis gigi anak. Ia menyarankan agar masyarakat yang kasusnya tidak tergolong spesialistik dapat terlebih dahulu memeriksakan diri ke dokter gigi umum.

“Memang dokter spesialisnya saat ini sangat sedikit. Kalau tidak spesialistik kasusnya, sebenarnya bisa ke dokter gigi biasa saja,” ujar Didi Kusmaryadi, Rabu (10/6/2025).

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa masalah ini berada di luar kewenangan langsung Dinas Kesehatan Kota Batam. “Ini di luar kuasa kami, tergantung apakah ada dokter spesialis yang bersedia ke Batam atau tidak,” tambahnya.

Penanganan Bertahap, Waktu Pemeriksaan Bisa Capai Satu Tahun

Permasalahan tak hanya terletak pada lamanya waktu tunggu, tetapi juga proses perawatan yang memakan waktu sangat lama. Banyak kasus pasien anak yang harus menjalani penanganan bertahap hingga memakan waktu lebih dari satu tahun hanya untuk satu gigi.

Kondisi ini dinilai sangat merugikan karena keterlambatan perawatan bisa berujung pada komplikasi kesehatan gigi yang lebih serius dan memerlukan tindakan yang jauh lebih kompleks.

Tantangan Pemerataan Tenaga Kesehatan

Krisis dokter gigi spesialis di Batam mencerminkan tantangan nasional dalam pemerataan tenaga kesehatan. Faktor distribusi dokter spesialis yang tidak merata, ketimpangan fasilitas layanan, serta minimnya insentif untuk penempatan di daerah seperti Batam menjadi penyebab utama.

Masyarakat pun berharap agar pemerintah daerah dan pusat dapat mencari solusi jangka panjang. Beberapa di antaranya adalah pemberian insentif khusus bagi dokter spesialis yang bersedia bertugas di Batam, atau menjalin kemitraan dengan institusi pendidikan kedokteran untuk penempatan dokter gigi spesialis secara berkala.

Harapan Masyarakat: Akses Kesehatan yang Lebih Merata

Kesehatan gigi anak tidak bisa menunggu. Warga berharap pemerintah bergerak cepat dan serius menangani krisis ini. Dengan upaya terintegrasi antara pemda, rumah sakit, dan kementerian kesehatan, diharapkan layanan dokter spesialis gigi bisa segera lebih mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Batam.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :