Delegasi Dongguan Kunjungi Bintan, Siapkan Investasi Perkebunan Kakao 1.000 Hektare
Kunjungan Delegasi Biro Luar Negeri Dongguan, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (RRC).
Bintan, Batamnews – Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menerima kunjungan Delegasi Biro Luar Negeri Dongguan, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (RRC), di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan, Rabu, 28 Mei 2025.
Pertemuan ini membahas rencana kerja sama melalui berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Bintan, termasuk investasi di sektor perkebunan kakao dan industri pengolahan cokelat.
Rombongan delegasi dipimpin oleh Mr. Liang Jiczhao, Anggota Komite Tetap CPC Dongguan, yang didampingi sejumlah pengusaha asal Dongguan yang berminat menanamkan modal di Bumi Melayu.
Baca juga: QRIS Resmi Beroperasi di Jepang pada 17 Agustus 2025, Bertepatan dengan HUT RI Ke-80
Salah satu sektor unggulan yang ditawarkan adalah industri cokelat kemasan dan olahan, mengingat Dongguan merupakan salah satu produsen utama cokelat di Tiongkok.
Dalam paparannya, delegasi menyampaikan rencana pembukaan perkebunan kakao seluas 1.000 hektare di Bintan untuk mendukung pasokan bahan baku produksi cokelat. Investasi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok dari hulu hingga hilir.
Bupati Roby Kurniawan menyambut positif rencana tersebut dan menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, asalkan memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah.
"Prinsipnya kami menyambut baik setiap peluang investasi yang datang ke Bintan. Terkait paparan tadi, kalau bisa bukan sekadar kebunnya saja yang ada di sini, tapi dari hulu ke hilir sebisa mungkin semuanya ada di Bintan. Kita punya wilayah industri yang sangat siap mendukung," ujar Roby.
Baca juga: Transaksi QRIS Tumbuh 154,86% pada April 2025, Pertumbuhan Digital Payment Terus Menguat
Pemkab Bintan berkomitmen memberikan kemudahan perizinan bagi investor, tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku. Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pembahasan lebih mendetail untuk mempercepat realisasi investasi.
Dengan adanya kerja sama ini, Bintan berpeluang menjadi salah satu pusat produksi kakao dan cokelat terkemuka, sekaligus membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Komentar Via Facebook :