Li Claudia Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Batam, Soroti Drainase Tersumbat dan Bangunan Liar

Li Claudia Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Batam, Soroti Drainase Tersumbat dan Bangunan Liar

Li Claudia saat meninjau lokasi banjir di sekitar Botania dan Perumahan Odessa (Foto: Tommy Purniawan/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau lokasi banjir di sejumlah titik rawan di Kota Batam, salah satunya di sekitar Perumahan Botania, Kecamatan Batam Kota, yang dikenal sebagai kawasan langganan banjir saat hujan lebat. Genangan air di wilayah ini bahkan kerap melumpuhkan akses jalan dan mengganggu aktivitas warga.

Didampingi jajaran staf, pihak kecamatan, Satpol PP, serta tim dari BP Batam, Li Claudia menyisir kawasan banjir untuk mencari akar permasalahan. Ia menyoroti kondisi drainase yang buruk serta menjamurnya bangunan liar di atas lahan hijau sebagai faktor utama penyebab banjir.

Li Claudia juga memanggil perangkat RT dan RW setempat untuk menanyakan langsung apa yang menjadi keluhan warga. "Kita minta warga untuk melakukan gotong royong secara rutin, agar masalah banjir ini bisa diatasi," ujarnya. 

Li Claudia juga mengatakan, dengan adanya gotong royong akan mengantisipasi banjir. Terutama menjaga kebersihan lingkungan dan juga membersihkan drainase perumahan secara berkala, apalagi penyebab banjir ini kebanyakan diakibatkan tersumbatnya drainase. 

"Kita ingin meminta, semua perangkat RT dan RW di Batam melakukan budaya gotong royong lagi," ujarnya. 

Dari laporan yang diterimanya, Li Claudia mengaku, ada sembilan kecamatan yang mengalami kebanjiran dan artinya saat ini kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Semua laporan dari kecamatan, sama yaitu sejumlah drainase yang tersumbat sampah. 

"Semuanya sama, penyebab banjir ini karena sampah di beberapa drainase," katanya. 

Selain itu, Li Claudia juga menghimbau kepada pemilik bangunan liar yang ada di sejumlah perumahan agar membongkar. Pasalnya, fungsi lahan hijau itu semestinya digunakan untuk penghijauan dan bukan untuk menjadi bangunan liar seperti garasi mobil dan juga bangunan lainnya. 

"Dalam waktu dekat semua bangunan itu akan kita robohkan, karena lahan tersebut berfungsi untuk penghijauan bukan untuk bangunan liar sesuai dengan PL yang ada," ujarnya.

Saat berada di Perumahan Odessa, Li Claudia juga berinteraksi kepada warga agar membongkar semua bangunan liar yang ada. Pasalnya, warga membeli rumah sesuai dengan bangunan rumah yang ada. "Tapi ini didepan ada lahan kosong dibangun, semua banguhan itu akan saya rubuhkan," katanya. 

Pantauan di lokasi sekitar satu jam berkeliling bersama Li Claudia, sekitar Botania memang banyak bangunan yang tidak semestinya. Seperti warung-warung yang ada disepanjang jalan dan juga kumuhnya warga terhadap sampah. Sehingga terjadi penyumbatan drainase, yang menyebabkan banjir di kawasan tersebut. 

(Tommy Purniawan)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :