Dirut PLN Batam Ungkap Korupsi, PMII Dukung Laporan ke KPK: Ada Mark-Up Pembelian Alat

Dirut PLN Batam Ungkap Korupsi, PMII Dukung Laporan ke KPK: Ada Mark-Up Pembelian Alat

Dirut PLN Batam Bongkar Dugaan Korupsi, PMII Kepri Dukung Pelaporan ke KPK. (foto. istimewa).

Nurjali

Batam, Batamnews – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Batam bersama PMII Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberikan dukungan moral terhadap langkah Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, dalam mengungkap indikasi praktik korupsi di perusahaan tersebut.  

Kwin Fo, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen PT PLN Batam sebelum ditunjuk menjadi Direktur Utama, menemukan adanya indikasi kecurangan berupa mark-up pembelian alat dan kontrak penjualan listrik yang tidak sesuai standar. 

Temuan ini berpotensi merugikan keuangan negara dan perusahaan secara signifikan. Tak tinggal diam, Kwin Fo berencana melaporkan temuannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diproses secara hukum. 

Baca juga: Periksa 15 Saksi, Polisi Tetapkan Yusril Koto Sebagai Tersangka Kasus UU ITE

Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk PMII Batam dan PMII Kepri.  

Ketua PC PMII Kota Batam, Riyan Prayogi, menyampaikan apresiasi atas keberanian Kwin Fo dalam memperbaiki tata kelola perusahaan.  

"Kami memberikan dukungan moral atas langkah strategis Dirut PLN Batam dalam mewujudkan Good Corporate Governance," ujar Riyan, Senin, 28 April 2025.  

Riyan menegaskan bahwa dugaan korupsi di PLN Batam bukan hal baru. "Setiap tahun PLN Batam selalu menyatakan kerugian. Temuan Dirut ini memperjelas bahwa ada 'tikus-tikus' perusahaan yang menggerogoti keuangan PLN," tegasnya.  

Sementara itu, Ketua PKC PMII Kepri, Arie Rahmardani Kurniawan, menilai tindakan Kwin Fo sebagai bagian dari reformasi internal PLN Batam.  

"Ini adalah bentuk nyata transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas dalam pelayanan publik. Kami mendukung penuh agar PLN Batam menjadi perusahaan yang clean and clear," jelas Arie.  

Baca juga: Pelanggan SPBU Kabil Kecewa, Diduga Ada Permainan dalam Pengisian BBM

Arie menambahkan, PMII Kepri akan mengawal proses ini hingga tingkat nasional dengan melakukan konsolidasi dan pengumpulan data tambahan.  

"Kami akan berkoordinasi dengan tingkat pusat untuk menyempurnakan kajian dan memastikan kasus ini ditangani serius," pungkasnya.  

Langkah berani Dirut PLN Batam ini membuka harapan baru bagi perbaikan di tubuh BUMN strategis tersebut, sekaligus menjadi contoh penting dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang bersih dan profesional di Indonesia.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :