Mandor Bangunan Tewas Ditabrak Bus Bimbar di Batam, Sang Anak: “Dunia Rasanya Runtuh”

Mandor Bangunan Tewas Ditabrak Bus Bimbar di Batam, Sang Anak: “Dunia Rasanya Runtuh”

Slamet yang berasal dari Langkat, Sumatera Utara, sedang mengendarai sepeda motor untuk membeli nasi sekaligus mentransfer uang jajan untuk anaknya. 

Nurjali

Batam, Batamnews – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ahmad Yani, Batam Centre, Kota Batam, pada Rabu, 23 Maret 2025 sekitar pukul 18.30 WIB. Seorang pria bernama Slamet Purwono (53), yang diketahui merupakan mandor bangunan, meninggal dunia usai ditabrak sebuah bus Bimbar.

Slamet yang berasal dari Langkat, Sumatera Utara, sedang mengendarai sepeda motor untuk membeli nasi sekaligus mentransfer uang jajan untuk anaknya. 

“Saat kejadian ayahku mau beli nasi dan transfer uang jajan buat abangku,” ungkap Wulandari, anak korban, saat diwawancarai Batamnews.co.id, Kamis malam.

Baca juga: Motif Rp100 Ribu! Kronologi Lengkap Pembunuhan Berna Revaldo oleh Teman Sendiri di Tebing

Naas, di tengah perjalanan, motor yang dikendarainya ditabrak oleh bus. Slamet sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. “Ayah meninggal di rumah sakit,” ujar Wulan lirih.

Menurut informasi, Slamet tidak sendiri. Ia pergi bersama seorang tukang bangunan lain yang mengalami luka dalam insiden tersebut. 

“Biasanya bukan ayah yang beli, tapi kemarin ayah kekeh mau ikut dan akhirnya dia yang bawa motor,” ujar Wulan yang kini masih berduka dan berada di Medan.

Wulan mengaku sangat terpukul. Ia bahkan pingsan saat menerima kabar duka tersebut. “Rasanya dunia runtuh. Aku enggak bisa peluk, enggak bisa cium ayah untuk terakhir kalinya,” tulisnya dalam pesan.

Slamet diketahui sudah lama merantau ke Batam, bolak-balik dari Medan untuk bekerja. Ia baru seminggu berada di Batam sebelum akhirnya mengalami kecelakaan tragis tersebut.

Jenazah Slamet telah dimakamkan di Batam, dan Wulan hanya bisa mengikuti prosesi pemakaman lewat video call. 

Baca juga: Plafon Rusak, Fasilitas Tidak Layak: Nasib Gedung UPTD PPA Batam Butuh Perhatian Serius

“Aku nyesel, enggak punya satu pun foto bareng ayah,” ujarnya dengan penuh penyesalan.

Sopir angkutan umum Bimbar itu kabur usai terjadi kecelakaan. Saat ini polisi belum berhasil menangkap sopir maut tersebut. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti kecelakaan dan status pengemudi bus. Keluarga korban masih dalam proses pengurusan berkas dan berharap kasus ini segera ditindaklanjuti pihak berwenang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :